Solok (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Solok, Sumatera Barat, mendampingi perajin di Kelurahan Koto Panjang dan IX Korong untuk meningkatkan kualitas produk serta memperluas pemasaran.
Ketua Bidang Daya Saing Produk Dekranasda Kota Solok Dody Amril di Solok, Rabu mengatakan peningkatan kualitas produk menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan perajin agar mampu bersaing dan mengikuti kebutuhan konsumen.
Menurut dia, pendampingan dilakukan dengan memberikan masukan terhadap sejumlah aspek produk, mulai dari kualitas penyelesaian akhir atau finishing, desain, hingga pengembangan identitas merek.
"Kami melihat langsung produk yang dihasilkan perajin, kemudian memberikan masukan yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jualnya," katanya.
Di Kelurahan Koto Panjang, tim Dekranasda mendatangi Iyan Galery yang memproduksi kerajinan berbahan kayu. Sementara di Kelurahan IX Korong, pendampingan dilakukan terhadap EM Kreasi yang menghasilkan kerajinan berbahan manik-manik dan akrilik.
Dody mengatakan pengembangan desain juga menjadi perhatian karena produk kerajinan perlu menyesuaikan dengan perkembangan selera dan kebutuhan pasar tanpa menghilangkan karakter produk yang dihasilkan perajin.
Selain kualitas produk, Dekranasda mendorong pelaku usaha memanfaatkan media digital untuk memperluas pemasaran. Pemanfaatan platform digital dinilai dapat membantu perajin memperkenalkan produk kepada konsumen di luar daerah.
Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranasda Kota Solok Yenna Muriati mengatakan pemasaran menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan usaha kerajinan karena produk yang berkualitas perlu didukung strategi promosi yang sesuai.
Dalam pendampingan tersebut, tim juga berdiskusi dengan perajin mengenai kendala operasional yang dihadapi, termasuk pengembangan produk dan pemasaran.
Masukan dari perajin tersebut menjadi bahan bagi Dekranasda untuk melihat kebutuhan pendampingan yang lebih sesuai dengan kondisi masing-masing usaha, sehingga pembinaan tidak hanya berfokus pada produk tetapi juga pengelolaan usaha.
Dekranasda Kota Solok berharap perajin dapat menerapkan hasil pendampingan secara bertahap, terutama dalam meningkatkan kualitas, mengembangkan desain, memperkuat identitas produk, dan memanfaatkan pemasaran digital.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk kerajinan Kota Solok sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pendampingan dilakukan dengan mendatangi langsung sejumlah pelaku usaha kerajinan, sekaligus melihat perkembangan produk dan kendala yang dihadapi perajin dalam menjalankan usahanya.