Damkar evakuasi 33 orang dari kebakaran Apartemen Pavilion Jakpus
Jumat, 4 September 2026 18:53 WIB
Apartemen Pavilion, Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat. (ANTARA/HO-dok pribadi)
Jakarta (ANTARA) - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengevakuasi 33 orang dari Apartemen Pavilion, Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang mengalami kebakaran pada Jumat.
"Alhamdulillah kami bisa menyelamatkan jiwa sejumlah 33 orang, terdiri dari 31 warga negara Indonesia dan dua orang warga negara asing," kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara dalam siaran resmi di Jakarta, Jumat.
Bayu mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pukul 11.23 WIB dan petugas tiba di lokasi enam menit kemudian atau pukul 11.29 WIB.
Petugas langsung melakukan upaya pemadaman pada pukul 11.30 WIB.
Api diketahui hanya membakar bagian shaft kabel dan dapat dikendalikan dalam waktu relatif singkat.
Menurut Bayu, proses evakuasi penghuni membutuhkan waktu lebih lama karena petugas harus mengevakuasi warga dari lantai atas secara bertahap.
Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan tiga unit kendaraan Bronto untuk membantu proses evakuasi penghuni dari bangunan bertingkat tersebut.
Bayu menjelaskan kapasitas keranjang pada kendaraan Bronto terbatas sehingga proses penurunan penghuni dilakukan secara bertahap.
"Jadi kami angkat paling maksimal empat dari atas ke bawah," ujarnya.
Dalam proses evakuasi, petugas juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk dua orang lansiw yang dievakuasi dari lantai 23.
Selain itu, petugas mengevakuasi tiga bayi yang berada di dalam apartemen saat kejadian.
Bayu mengatakan pemeriksaan awal terhadap penghuni yang dievakuasi menunjukkan kondisi kesehatan yang baik melalui pengecekan saturasi oksigen.
"Yang pasti saya sampaikan, kami evakuasi di bawah tidak ada yang pingsan dan ketika kami cek saturasinya tadi satu per satu dalam kondisi baik," katanya.
Hingga Jumat sore, petugas masih melakukan penyisiran dari lantai atas hingga ke bawah untuk memastikan seluruh penghuni telah keluar dari bangunan dan tidak ada korban yang masih terjebak.
Berdasarkan data sementara yang diterima petugas di posko, seluruh penghuni yang dilaporkan keluarga telah berhasil dievakuasi.
Namun, penyisiran tetap dilakukan sebagai langkah memastikan kondisi tersebut.
"Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa," kata Bayu.
Pewarta : Adimas Raditya Fahky P
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026