Video reuni keluarga atau acara kantor biasanya berakhir sama: semua orang masuk satu frame, tapi tidak ada satu momen pun yang benar-benar fokus ke orang yang kamu mau lihat. Di Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8, Samsung punya jawaban lewat fitur Galaxy AI bernama My FanCam, yang bisa mengubah video grup jadi video personal tanpa syuting ulang.

⚡ Poin Penting soal My FanCam
- My FanCam tersedia di Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8 lewat menu Galaxy AI di aplikasi Gallery, bukan mode kamera terpisah.
- Fitur ini mengedit video yang sudah ada, jadi video lama dari galeri kamu (bahkan yang direkam sebelum ganti ke Galaxy Z Fold8) tetap bisa diproses.
- Hasilnya bisa dibuat lebih dari satu versi dari video yang sama, dengan subjek dan rasio aspek berbeda tiap kali.
- My FanCam hanya mengenali orang, belum bisa melacak hewan peliharaan atau objek lain.
Terakhir diperbarui: Agustus 2026. Diacu pada One UI 9 di Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.
Apa Itu Fitur My FanCam?
My FanCam adalah fitur Galaxy AI yang baru muncul di Galaxy Z Fold8 series, mencakup Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8. Cara kerjanya, kamu rekam video seperti biasa, lalu belakangan Galaxy AI menandai tiap orang yang ada di video itu, dan kamu bisa membuat video baru dengan orang yang dipilih sebagai fokus utama. Hasilnya video baru yang seolah kamera memang mengikuti orang itu sejak awal, padahal sumbernya cuma satu rekaman grup.
Nama “fancam” sendiri bukan istilah baru. Di kalangan fans K-pop, video yang fokus ke satu personel dari sebuah penampilan grup sudah lama jadi budaya tersendiri, biasanya dibuat manual dengan zoom kamera atau diedit belakangan pakai aplikasi lain.
Yang dilakukan Samsung lewat My FanCam adalah membawa konsep itu langsung ke dalam Gallery bawaan, jadi tidak perlu aplikasi tambahan atau proses edit manual yang makan waktu. Menariknya, video lama yang diambil dengan perangkat lain juga bisa diedit menggunakan fitur ini.
Video grup atau panggung pertunjukan yang direkam lebar seperti ini paling ideal jadi sumbernya, baru setelah itu My FanCam yang mengurus perubahan ke rasio aspek yang kamu mau, mau itu 9:16 vertikal untuk Reels atau 1:1 persegi untuk feed Instagram.
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8
Langkahnya sama persis di ketiga model karena fiturnya berjalan di lapisan software One UI 9, bukan hardware kamera yang berbeda antar model.
Langkah 1: Buka Gallery dan Pilih Video
Buka aplikasi Gallery, lalu pilih video grup yang ingin diedit. Video tidak harus baru direkam, video lama di galeri kamu tetap bisa dipakai selama ada orang yang terekam jelas di dalamnya.
Langkah 2: Ketuk Galaxy AI, Lalu My FanCam
Di layar pemutar video, ketuk ikon Galaxy AI, kemudian pilih My FanCam dari daftar fitur yang muncul. Sistem akan otomatis memindai video dan menandai setiap orang yang terdeteksi.
Langkah 3: Pilih Orang dan Rasio Aspek

My FanCam menyarankan daftar orang yang bisa dijadikan fokus. Ketuk salah satu wajah untuk menjadikannya subjek utama, lalu pilih rasio aspek video sesuai tujuan. Rasio 9:16 menghasilkan video vertikal yang pas untuk Reels atau Stories, sementara 1:1 dan 3:4 lebih cocok untuk feed Instagram yang tampilannya persegi.
Langkah 4: Lihat Preview Lewat Tombol Follow
Sebelum disimpan, ketuk Follow untuk melihat pratinjau videonya. Kamera akan otomatis mengikuti orang yang kamu pilih sepanjang video, mengabaikan orang lain di frame, seperti ada juru kamera sungguhan yang khusus mengikuti dia. Kalau hasilnya sudah sesuai, lanjut ke langkah simpan.
Langkah 5: Simpan Sebagai Video Baru
Ketuk Save copy untuk menyimpan hasilnya sebagai file terpisah. Video asli tidak tertimpa, jadi kamu bebas mengulang proses ini dengan memilih orang lain sebagai fokus dan membuat beberapa versi dari satu rekaman yang sama.
[GAMBAR: Tangkapan layar alur My FanCam di Gallery, mulai dari pemilihan video hingga hasil akhir, sumber resmi Samsung]
Keterbatasan yang Perlu Kamu Tahu
My FanCam saat ini hanya mengenali manusia. Kalau kamu berharap fitur ini bisa melacak anjing yang berlarian atau kucing yang lompat sana sini di video, hasilnya belum bisa. AI di balik fitur ini dirancang khusus mendeteksi wajah dan tubuh manusia, jadi subjek non-manusia otomatis tidak akan muncul di daftar pilihan. My FanCam juga hanya bisa fokus ke satu orang per hasil video, karena tujuan fiturnya memang mempertajam satu subjek, bukan menggabungkan beberapa fokus sekaligus. Kalau kamu ingin video dengan fokus ke dua orang berbeda, buat dua video terpisah dari sumber yang sama.
MyFanCam Cocok untuk Momen Apa?
Contoh paling gampang, coba bayangkan kamu nonton konser grup band K-pop yang membernya banyak. Selama konser, kamu rekam semua member tampil bareng di panggung. Setelah pulang, kamu baru sadar pengen punya video yang fokus ke satu member favorit saja, bukan video ramai yang isinya semua orang berebut porsi kamera. Nah, di situ My FanCam kepakai. Tinggal buka video konser tadi di Gallery, pilih member yang dimaksud, videonya otomatis jadi video personal dia.
Skenario yang sama berlaku untuk momen lain yang melibatkan banyak orang dalam satu frame: reuni keluarga, arisan, pesta ulang tahun, sampai acara kantor. Buat konten kreator yang rutin memotong video event jadi beberapa versi untuk media sosial, fitur ini juga memangkas waktu edit karena tracking wajah dan reframing-nya dikerjakan otomatis oleh AI, kamu tinggal pilih orang dan rasio aspeknya saja.
Satu hal yang perlu diperhatikan, hasil terbaik My FanCam datang dari video sumber yang direkam landscape (horizontal), bukan portrait. Video landscape memberi AI area yang lebih luas untuk membaca posisi tiap orang, sehingga proses crop dan reframe ke rasio portrait maupun landscape jadi lebih presisi.
Apakah My FanCam Bakal Hadir di Ponsel Galaxy Lain?
Untuk sekarang, My FanCam eksklusif di tiga ponsel lipat terbaru Samsung ini. Tapi karena fiturnya berjalan di lapisan software One UI 9, bukan hardware khusus, media internasional seperti CNET memperkirakan fitur ini berpeluang menyebar ke ponsel Galaxy S25 dan S26 series yang juga sudah kebagian One UI 9. Samsung sendiri belum mengonfirmasi rencana itu, jadi anggap saja ini kemungkinan, bukan kepastian.
Kesimpulan
My FanCam mengubah satu video grup jadi beberapa video personal tanpa syuting ulang, asal subjeknya manusia. Fitur ini tersedia langsung di Gallery Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8, dan bisa langsung dicoba di video lama yang sudah tersimpan di galeri kamu.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang My FanCam
Apa itu fitur My FanCam di Galaxy Z Fold8?
My FanCam adalah fitur Galaxy AI di Gallery yang mendeteksi setiap orang dalam video grup, lalu membuat versi video baru yang fokus ke satu orang pilihan kamu. Fitur ini tersedia di Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8 lewat One UI 9, dan bekerja pada video yang sudah direkam, bukan saat merekam langsung.
Apakah My FanCam bisa dipakai untuk video hewan peliharaan?
Belum bisa. My FanCam hanya mengenali dan melacak manusia di dalam video, sehingga hewan peliharaan seperti anjing atau kucing tidak akan muncul sebagai pilihan subjek. Kalau kamu ingin video fokus ke hewan, fitur ini belum jadi solusinya untuk saat ini.
Berapa banyak hasil video yang bisa dibuat dari satu video pakai My FanCam?
Tidak ada batas resmi. Kamu bisa mengulang proses My FanCam berkali-kali dari video sumber yang sama, memilih orang berbeda dan rasio aspek berbeda tiap kali, lalu menyimpannya sebagai file terpisah lewat Save copy tanpa mengubah video aslinya.
Apakah My FanCam bisa memilih lebih dari satu orang sekaligus?
Tidak. My FanCam dirancang untuk fokus ke satu subjek per hasil video, karena tujuannya memang mempertajam satu orang, bukan menggabungkan beberapa fokus dalam satu frame. Kalau kamu butuh video dengan fokus ke dua orang berbeda, buat dua video terpisah dari sumber yang sama.
Apa bedanya My FanCam dengan Video Auto Framing?
Video Auto Framing adalah mode kamera yang mengikuti subjek secara langsung saat kamu merekam, sudah ada di Galaxy series sebelumnya. My FanCam berbeda, fiturnya bekerja setelah video selesai direkam lewat aplikasi Gallery, jadi berlaku untuk video lama sekalipun, termasuk video yang direkam dengan ponsel merek lain.