Cara Mengenali Orang dari Kebiasaannya yang Sering Tidur Larut Malam

2026/07/17

Jakarta -

Tahukah Bunda? Cara mengenali kebiasaan orang yang sering tidur larut malam ternyata tidak hanya dilihat dari pola tidurnya saja.

Psikologi mengungkap bahwa mereka kerap memiliki karakteristik dan cara berpikir yang berbeda dibandingkan orang yang terbiasa tidur lebih awal.

Sebagian orang menikmati waktu tenang di malam hari untuk berpikir, mengeksplorasi ide, atau sekadar memiliki waktu sendiri tanpa gangguan. Kondisi ini membuat mereka sering merasa lebih produktif dan kreatif saat kebanyakan orang sudah beristirahat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tak hanya itu, Bunda juga dapat mengenali mereka dari kepribadian atau perilaku sehari-harinya.

Orang yang begadang hanya untuk mendapatkan waktu sendirian tanpa tanggung jawab biasanya memiliki beberapa ciri berikut ini:

1. Sangat reflektif dan sadar diri

Dilansir Your Tango, orang yang membutuhkan waktu untuk merenungkan pikiran, mencerna semua yang terjadi sepanjang hari, dan memprosesnya tanpa gangguan biasanya adalah orang-orang yang begadang hanya untuk mendapatkan waktu sendirian tanpa tanggung jawab.

Terutama bagi pengasuh, orang tua, dan orang-orang yang terlalu sibuk, yang tidak mendapatkan kesempatan untuk waktu sendirian di siang hari, mereka sangat bergantung pada ruang ini di malam hari.

Tentu saja, keseimbangan yang tepat antara kesendirian yang sehat dan istirahat di malam hari sangat penting. Tanpa itu, orang-orang ini akan mengalami kelelahan emosional dan fisik yang membuat segalanya jauh lebih sulit di siang hari.

2. Teratur

Orang yang teratur sering kali membutuhkan waktu sendirian untuk mengatasi, memproses, dan memahami emosi yang mereka hadapi sepanjang hari.

Dalam penelitian Regulating others' emotions: An exploratory study of everyday extrinsic emotion regulation in university students yang dipublikasi pada Science Direct, menemukan bahwa pengaturan emosi sebenarnya memprediksi beberapa hasil positif dalam hidup, mulai dari kesehatan mental hingga koneksi sosial.

Jadi, waktu menyendiri di penghujung hari ini diperlukan, terutama jika mereka ingin memulai hari berikutnya tanpa kelelahan akibat penekanan emosi yang membebani pikirannya.

3. Sangat berempati

Banyak orang yang memiliki empati tinggi dan sangat peduli mengesampingkan kebutuhan sendiri di siang hari untuk hadir bagi orang lain.

Meski empati dapat meningkatkan kesejahteraan, suasana hati, dan hubungan sosial, studi Higher Empathy Is Associated with Stronger Social Bonding When Moving Together with Music (2021) menunjukkan bahwa orang tetap tidak bisa menghindari emosi dan kebutuhan internal yang muncul saat tidak memiliki pengalihan perhatian.

Kecenderungan mereka untuk begadang mungkin diperlukan, terutama jika memiliki sifat lain seperti kesadaran diri dan suara hati yang kuat yang tidak melemah karena diabaikan.

4. Lebih suka keheningan

Keheningan tidak hanya meningkatkan kejernihan dan fokus otak, tetapi juga dapat memberikan ruang bagi orang untuk merenungkan dan mengatur emosi mereka sendiri, bahkan ketika mereka berada di sekitar orang lain.

Orang yang suka tidur larut malam biasanya mendambakan kesunyian sehingga terpaksa mencarinya di waktu yang paling tidak tepat dalam sehari, yakni ketika kebanyakan orang sedang tidur.

5. Lebih kreatif

Dilansir The Times of India, orang yang terbiasa begadang sering menyebut malam hari sebagai waktu berpikirnya.

Berada dengan pikiran sendiri memungkinkan seseorang untuk menggali lebih dalam ide, masalah, atau membuat proyek baru.

6. Menikmati waktu sendiri

Orang yang sering tidur larut malam biasanya menikmati waktu sendiri untuk melakukan hal yang mereka sukai.

Mereka memahami kebutuhan diri, tidak ragu menetapkan batasan, dan rela mengorbankan sedikit waktu tidur demi menikmati momen tenang tanpa gangguan.

7. Mendambakan suasana tenang

Mereka juga cenderung mencari suasana yang hening agar bisa berpikir lebih jernih, fokus, dan mengelola emosi dengan lebih baik.

Karena sulit mendapatkan ketenangan di siang hari, mereka memilih begadang saat lingkungan sudah sepi dan minim distraksi.

Nah, itulah beberapa cara mengenali orang yang sering tidur larut malam. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)