Bupati Sigi: Penanganan kubangan akibat gempa di Nokilalaki rampung

2026/08/09

Bupati Sigi: Penanganan kubangan akibat gempa di Nokilalaki rampung

Minggu, 9 Agustus 2026 08:46 WIB

Image Print

Tim dari Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu dibantu TNI-Polri dalam membuka kubangan air yang terjadi akibat gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/HO-Taman Nasional Lore Lindu

Kabupaten Sigi (ANTARA) - Bupati Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh Rizal Intjenae menyebutkan penanganan seluruh kubangan di Nokilalaki akibat gempa bumi, sudah rampung dikerjakan.

"Penanganan kubangan-kubangan ini tuntas dikerjakan dengan bantuan dari Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, TNI, Polri, Universitas Tadulako, BWS Sulawesi III dan seluruh pihak lainnya," kata Rizal di Sigi, Minggu.

Ia mengemukakan sudah tidak ada lagi ancaman longsoran pada kawasan konservasi khususnya di wilayah Nokilalaki akibat bencana di daerah tersebut.

"Alhamdulillah air yang sempat tertahan longsoran sudah bisa mengalir seperti semula sehingga masyarakat tidak perlu lagi khawatir," ucapnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III BBTNLL Irham Rangga Sasmita menuturkan seluruh kubangan atau sumbatan longsoran sudah terbuka.

Ia menuturkan pihaknya segera melakukan pemulihan ekosistem dan pemantauan secara berkala pada kawasan konservasi di Nokilalaki tersebut.

"Pekan depan kami akan melakukan penanaman 100 bibit pohon nantu dan tanaman rintisan bambu," kata Irham.

Menurut dia, luas penampang longsor di Sungai Kamarora sebesar 14,6 hektare.

Untuk membuka longsoran itu menggunakan teknik manual dan jet shooter guna mengurai material secara perlahan agar terbuka jalur air di Sungai Kamarora.

"Jadi sebelumnya sungai tersebut tersumbat tidak ada air yang mengalir, tapi saat ini sudah kembali normal," katanya.

Irham menjelaskan Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu melakukan pemasangan CCTV untuk memantau sekitar kawasan konservasi tersebut.

"Tentunya perangkat ini dipasang sebagai sarana monitoring dan deteksi dini untuk mengamati pergerakan material longsoran serta perubahan aliran air secara berkala," ujarnya.

Diketahui Pemkab Sigi menetapkan masa transisi menuju pemulihan selama 90 hari sejak 1 Juli hingga 28 September mendatang.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Penanganan kubangan akibat gempa di Nokilalaki Sulteng telah rampung

Pewarta : Moh Salam
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026