Bupati Rudy Susmanto minta pembangunan dua jembatan Bomang tuntas Desember - ANTARA News Megapolitan

2026/09/25

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta pembangunan dua jembatan di Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) dipercepat agar dapat diselesaikan pada Desember 2026.

Rudy saat meninjau pekerjaan di Jalan Bomang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, mengatakan pembangunan Jembatan Sitanggerang dan Jembatan Pesanggrahan hingga kini masih berjalan sesuai jadwal berdasarkan laporan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

"Jalan dan jembatan, Pak Sekdis PUPR tadi menyampaikan bahwa tahapannya masih on the track, masih sesuai jadwal," kata Rudy.

Ia meminta seluruh pihak mendukung percepatan pembangunan dua jembatan tersebut, termasuk memberikan kesempatan kepada penyedia jasa menambah jam kerja hingga malam hari.

Menurut Rudy, penambahan jam kerja diperlukan untuk mengantisipasi kondisi cuaca memasuki Oktober hingga Desember yang berpotensi menghambat pekerjaan konstruksi.

"Kita hanya minta waktu tiga bulan supaya Desember tuntas. Izinkan penyedianya untuk bekerja melewati batas jam kerja yang sudah ditentukan, kalau bisa dilembur malam hari, biar dilembur malam hari," ujar dia.

Ia tidak ingin pembangunan jembatan terlambat akibat intensitas hujan yang meningkat pada penghujung tahun karena infrastruktur tersebut dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Pembangunan Jembatan Sitanggerang dan Jembatan Pesanggrahan merupakan bagian dari penyelesaian Jalan Bomang yang menghubungkan kawasan Bojonggede, Kemang dan Parung menuju pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong.

Pemerintah Kabupaten Bogor sebelumnya menyiapkan pembangunan secara bertahap untuk menuntaskan konektivitas Jalan Bomang. Setelah pembangunan dua jembatan selesai, ruas tersebut akan disambungkan dengan Jalan Tegar Beriman melalui pembangunan jalan layang atau flyover.

Jalan layang tersebut diperlukan karena ujung Jalan Bomang menuju Jalan Tegar Beriman terhalang lintasan rel kereta api Bogor-Jakarta dan aliran sungai.

Berdasarkan detail engineering design (DED) yang telah disusun, pembangunan jalan layang Bomang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar.

Pemkab Bogor menargetkan pembangunan jalan layang dilaksanakan pada 2027 sebagai kelanjutan penyelesaian dua jembatan pada tahun 2026.

Keberadaan jalan layang nantinya membuka akses langsung dari Bojonggede, Kemang hingga Parung menuju Cibinong tanpa harus memutar melalui kawasan lain.

Rudy mengatakan pembangunan jaringan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat konektivitas menuju Cibinong sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor.

"Kita menyebut Cibinong sebagai Central Business District-nya Kabupaten Bogor, sebagai ibu kota Kabupaten Bogor. Maka semua wilayah kita buatkan konektivitas supaya dapat dengan mudah mengakses pusat pertumbuhan ekonominya," kata Rudy.

Menurut dia, konektivitas antarkawasan dibutuhkan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di Cibinong, tetapi dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

"Sehingga ekonomi masyarakat bisa merata di 40 kecamatan, 416 desa, 19 kelurahan. Butuh waktu satu per satu. Tetapi kekuatan terbesar kita, dukungan terbesar kita ada di masyarakat Kabupaten Bogor," ujar dia.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.