Bupati Lampung Selatan dorong warga teladani Rasulullah dan hargai perbedaan

2026/09/02

Bupati Lampung Selatan dorong warga teladani Rasulullah dan hargai perbedaan

Kamis, 3 September 2026 05:17 WIB

Image Print

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Riyadlul Muttaqin, Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Rabu (2/9/2026). ANTARA/Riadi Gunawan

Lampung Selatan (ANTARA) - Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama mengajak masyarakat menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan menghargai perbedaan dan memperkuat kerja sama.

Ajakan tersebut disampaikan Radityo Egi Pratama, saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Riyadlul Muttaqin, Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Rabu.

Menurut dia, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk mengambil pesan dan nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Acara Maulid Nabi itu nggak cuma sekadar seremonial. Acara Maulid Nabi ini harus punya makna pesan,” kata Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, di Kalianda, Rabu.

Ia mengatakan salah satu nilai penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat adalah kemampuan mengenali diri sendiri, termasuk memahami kelebihan dan potensi yang dimiliki, sekaligus menerima kelebihan dan kekurangan orang lain.

Setiap manusia diciptakan dengan karakter, kemampuan, dan potensi yang berbeda sehingga perbedaan seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling membandingkan.

“Kita harus tahu kelebihan kita, kita terima kelebihan orang lain. Enggak bisa disama-samakan,” ujarnya.

Menurutnya, sikap saling menerima menjadi modal penting untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. Dengan memahami perbedaan, setiap orang dapat saling melengkapi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

“Sejatinya manusia itu diciptakan berbeda-beda. Kalau kita sudah kenal diri kita, sudah menerima orang lain, barulah kita bisa bekerja sama,” ucap dia.

Bupati Lamsel juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menyeimbangkan doa dengan ikhtiar dalam mencapai tujuan.

Harapan tidak cukup hanya disampaikan melalui doa, tetapi harus diikuti dengan usaha dan kerja nyata,” katanya.

Tidak hanya itu, kepedulian terhadap anak yatim dan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari upaya menerjemahkan nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Dia berharap semangat kepedulian, kebersamaan, dan saling menghargai dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Lampung Selatan sehingga mendukung terciptanya lingkungan sosial yang harmonis.

Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga dan membangun Kabupaten Lampung Selatan agar terus berkembang menjadi daerah yang maju serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus berupaya merealisasikan berbagai program secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan dan prioritas pembangunan.

“Kalau ada yang belum terealisasi, kami mohon maaf. Pelan-pelan kami realisasikan. Setahap demi setahap kami tunaikan,” kata Egi.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.