Bupati Gumas Kunjungi SLB di momen peringatan Hari Anak Nasional
Kamis, 23 Juli 2026 20:47 WIB
Bupati Gumas Jaya S Monong bersama Bunda Forum Anak Mimie Mariatie menyerahkan bingkisan kepada salah satu peserta didik SLBN Kuala Kurun, Kamis (23/7/2026). ANTARA/HO-PWI Gumas
Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Jaya S Monong bersama Bunda Forum Anak Mimie Mariatie dan sejumlah pihak terkait melakukan kunjungan ke Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kuala Kurun.
"Kunjungan ke SLBN Kuala Kurun ini kami laksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-24 yang diperingati pada 23 Juli 2026," ucapnya di sela kunjungan, Kamis.
Dalam kunjungan itu, rombongan membagikan bingkisan kasih kepada para peserta didik, yang dilanjutkan dengan mendengarkan langsung aspirasi dari kepala sekolah dan para guru di SLBN Kuala Kurun.
Bupati menyampaikan apresiasi, rasa bangga, serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada para guru dan pihak sekolah atas dedikasi khusus dalam mendidik anak-anak istimewa di SLBN tersebut.
Ia juga mendorong pengembangan potensi anak secara optimal, dengan menegaskan setiap anak dianugerahi talenta masing-masing oleh Tuhan yang perlu terus diasah dan dikembangkan.
Pemkab Gumas memposisikan diri sebagai orang tua bagi seluruh anak di daerah setempat. Perhatian khusus diberikan terhadap tumbuh kembang anak, dengan berkomitmen mendukung peningkatan fasilitas, pelayanan, serta renovasi sekolah demi kenyamanan belajar anak-anak.
Salah satu wujud keseriusan tersebut ditunjukkan melalui keberadaan Forum Generasi Berencana (Genre) dan Forum Anak, yang menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk menyalurkan aspirasi dan mengembangkan potensi diri.
Bahkan, pada kepengurusan Forum Anak Gumas, turut dilibatkan anak-anak dari Sekolah Luar Biasa (SLB), sebagai bentuk keberpihakan terhadap anak berkebutuhan khusus agar tetap memiliki ruang untuk menyalurkan aspirasi dan mengembangkan potensi diri.
Ia pun berharap HAN menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, keluarga, sekolah, maupun lingkungan sekitar, untuk bersama-sama memastikan hak-hak anak terpenuhi.
Dengan terpenuhinya hak-hak anak di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, diharap mereka dapat tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya persatuan dan koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa sesuai kewenangan masing-masing, agar pendidikan bagi seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, dapat dirasakan secara merata.
"Kami terus berupaya mewujudkan generasi muda Gumas yang sehat, cerdas, mandiri, dan berdaya saing, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," demikian Jaya.
Baca juga: Lantik 145 pejabat, Bupati Gumas minta loyal dalam bekerja
Baca juga: Bupati kukuhkan pengurus Genre Gumas periode 2025--2027
Baca juga: Bupati Gumas pastikan kesiapan sarpras dan personel hadapi karhutla
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.