Bupati Bartim tempatkan APBD-P 2026 jadi penguat kemandirian fiskal
Selasa, 1 September 2026 16:08 WIB
Bupati Barito Timur M Yamin. ANTARA/HO.
Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin menyiapkan arah baru dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026, dengan menempatkan penguatan kemandirian fiskal dan belanja yang lebih tepat sasaran sebagai prioritas.
Arah kebijakan itu disampaikan Yamin menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Bartim, yang dibacakan Sekda Bartim Misnohartaku dalam rapat paripurna DPRD Bartim, Selasa.
"Bupati berpesan, berkurangnya transfer pemerintah pusat tidak semestinya hanya dipandang sebagai tekanan terhadap keuangan daerah," kata Misnohartaku.
Kondisi tersebut, lanjut dia, Bupati Bartim menganggap justru harus menjadi momentum bagi daerah ini sebagai upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer.
Untuk itu, Pemkab Bartim berkomitmen mengoptimalkan berbagai sumber PAD, termasuk pajak dan retribusi daerah, melalui intensifikasi dan ekstensifikasi. Namun, peningkatan pendapatan tersebut tetap harus dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan dunia usaha.
"Pemkab akan terus berupaya meningkatkan PAD dimana pelaksanaannya tidak menjadi beban untuk masyarakat dan dunia usaha dengan diimbangi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Misnohartaku.
Selain mengejar peningkatan pendapatan, pemerintah daerah juga melakukan penajaman pada sisi belanja. Setiap tambahan maupun pengurangan belanja modal akan didasarkan pada kajian yang matang, termasuk studi kelayakan, analisis manfaat dan biaya, serta jadwal pelaksanaan yang jelas.
Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memastikan anggaran tidak terserap pada pembangunan yang minim manfaat. Pemerintah menegaskan tidak ingin menjalankan proyek yang hanya terlihat besar namun tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Bupati Bartim segera isi posisi sejumlah Plt OPD
Sebaliknya, belanja akan diarahkan pada sektor yang memiliki efek berganda terhadap perekonomian dan kesejahteraan, terutama pembangunan jalan, jembatan, irigasi, fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Bupati juga telah memerintahkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bartim, agar menghindari proyek mercusuar yang hanya menghabiskan anggaran tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pewarta : Cakre (*
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.