Bulog Surakarta terus intensifkan penyaluran beras program SPHP

2026/09/05

Bulog Surakarta terus intensifkan penyaluran beras program SPHP

Sabtu, 5 September 2026 20:47 WIB

Image Print

Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta terus mengintensifkan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di wilayah kerjanya. ANTARA/HO-Bulog

Solo (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta terus mengintensifkan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di wilayah kerjanya.

Bulog Kantor Cabang Surakarta mencatat hingga Jumat (4/9) telah menyalurkan sebanyak 22.340.070 ton beras SPHP. Sedangkan penyaluran Minyakita selama periode Januari hingga 4 September 2026 mencapai sekitar 2.827.141 liter.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta Dwi Yuniarko mengatakan penyaluran tersebut dilakukan melalui berbagai saluran distribusi agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dan minyak goreng dengan harga yang sesuai ketentuan.

Beras SPHP dan Minyakita disalurkan melalui pasar-pasar tradisional, ritel modern, Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Gerakan Pangan Murah (GPM), serta Rumah Pangan Kita (RPK) binaan Perum Bulog serta saluran resmi lainnya.

Menurut Dwi, perluasan jaringan distribusi menjadi salah satu upaya untuk memastikan pasokan pangan tersedia hingga tingkat masyarakat. Selain melakukan dropping beras SPHP ke berbagai titik penjualan, Bulog juga terus memastikan ketersediaan stok di pasar.

“Penyaluran terus kami lakukan melalui berbagai saluran, mulai dari pasar tradisional, jaringan binaan Bulog, hingga ritel modern. Tujuannya untuk memastikan beras SPHP mudah diakses masyarakat serta membantu menjaga stabilitas harga,” ujar Dwi.

Untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan pasokan di lapangan, Bulog bersama instansi terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag dan Satgas Pangan juga melakukan pemantauan di sejumlah pasar yang menjadi titik Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Se Soloraya.

“Hari ini kami mendampingi Ibu Sri Murniati selaku Pemimpin Wilayah BULOG Jateng melakukan pemantauan langsung diantaranya Pasar Nusukan, Pasar Legi, dan Ritel Modern TransMart Solo Paragon,” katanya.

Dari kegiatan tersebut, jajaran Bulog melihat langsung perkembangan harga sekaligus mengecek ketersediaan stok beras SPHP di tingkat pedagang.

Selain kegiatan pemantauan, Bulog Surakarta juga melaksanakan Gerakan Pangan Murah di tiga lokasi yaitu Taman Jaya Wijaya, Kelurahan Pajang, dan Halaman MPP Kota Surakarta. GPM menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan untuk mendekatkan bahan pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

Di sela kegiatan pemantauan, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani juga melakukan komunikasi melalui zoom meeting dengan seluruh jajaran pemimpin wilayah dan pemimpin cabang se-Indonesia yang secara bersamaan melakukan pemantauan harga dan kondisi ketersediaan pangan di daerah masing-masing.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi harga dan pasokan secara langsung di lapangan, sekaligus memastikan program stabilisasi pangan berjalan secara optimal. Dengan terus dilakukannya dropping beras SPHP ke pasar-pasar serta penyaluran melalui berbagai jaringan distribusi, Bulog Kantor Cabang Surakarta berupaya menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat.

“Distribusi yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga harga beras dan minyak goreng tetap stabil,” katanya.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.