Lamongan (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan penyaluran bantuan beras tahap II di Kabupaten Lamongan tepat sasaran untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Bojonegoro Umar Said mengatakan pihaknya membentuk satuan tugas (satgas) untuk memastikan bantuan beras diserahkan langsung kepada penerima bantuan pangan (PBP) sesuai ketentuan.
"Kami berharap dukungan semua pihak agar bantuan pangan ini dapat selesai disalurkan kepada PBP secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran," katanya di Lamongan, Sabtu.
Penyampaian kepastian itu sebelumnya telah dilakukan pemantauan bersama anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat penyaluran bantuan pangan beras di Kelurahan Sidokumpul dan Desa Made, Kabupaten Lamongan, Jumat (28/8).
Ia menjelaskan setiap PBP memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan. Penyaluran tahap II mencakup alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 sehingga setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.
Untuk memastikan penyaluran sesuai jumlah dan penerima, petugas Bulog menggunakan aplikasi terintegrasi dalam proses serah terima. Dokumentasi berupa foto penerima bersama beras bantuan juga dilakukan sebagai bagian dari proses penyaluran.
"Bulog telah melakukan pemeriksaan kualitas, pengemasan, dan pemrosesan ulang beras sebelum disalurkan. PBP yang menerima beras dengan kualitas tidak sesuai dapat mengajukan penggantian melalui layanan pengaduan Bulog, satgas bantuan pangan di desa, atau aparat desa," katanya.
Secara keseluruhan, Bulog Cabang Bojonegoro menyalurkan 19.200 ton beras bantuan pangan kepada 640.002 PBP yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib mengatakan pihaknya mendukung program Bulog dalam menjaga ketahanan pangan, termasuk bantuan pangan yang ditujukan untuk menjaga ketersediaan pangan di tingkat keluarga.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan pemerintah daerah terus memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi beras agar bantuan pangan dapat diterima PBP sesuai ketentuan.
Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.