Bulog NTT mendukung pemenuhan pangan 144.550 keluarga di Sumba

2026/09/24

Bulog NTT mendukung pemenuhan pangan 144.550 keluarga di Sumba

Kamis, 24 September 2026 14:55 WIB

Image Print

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam (tengah) meninjau penyaluran bantuan pangan beras di Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT.  (ANTARA/HO-Kanwil Bulog NTT)

Kupang, NTT (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan 4.336,5 ton bantuan pangan beras untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan 144.550 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) di Pulau Sumba.

“Bantuan pangan merupakan salah satu program pemerintah yang menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Melalui penyaluran ini, kami berharap beban pengeluaran keluarga penerima manfaat dapat berkurang sehingga mereka memiliki ruang untuk memenuhi kebutuhan dasar lainnya,” kata Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil NTT Arrahim K Kanam dalam keterangannya di Kupang, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa setiap PBP memperoleh 10 kilogram beras untuk setiap bulan alokasi. Dengan demikian, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras untuk tiga bulan alokasi tersebut guna membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

Adapun bantuan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sumba Tengah.

Di Kabupaten Sumba Timur, bantuan beras disalurkan kepada 48.192 PBP dengan kuantum sebanyak 1.445.760 kilogram. Sementara itu, di Kabupaten Sumba Barat, bantuan menjangkau 23.231 PBP dengan jumlah beras sebanyak 696.930 kilogram.

Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki jumlah penerima terbesar dalam penyaluran tersebut, yakni 57.294 PBP dengan kuantum beras sebanyak 1.718.820 kilogram. Adapun di Kabupaten Sumba Tengah, bantuan beras sebanyak 474.990 kilogram disalurkan kepada 15.833 PBP.

Arrahim menyampaikan bahwa alokasi bantuan pangan berpeluang berlanjut hingga Desember, dengan tetap mengacu pada kebijakan dan penetapan pemerintah.

“Kami memahami pentingnya keberlanjutan bantuan ini bagi masyarakat. Alokasi bantuan pangan dapat berlanjut hingga Desember sesuai keputusan pemerintah, dan Bulog siap mendukung pelaksanaan penyalurannya berdasarkan penugasan yang diberikan,” ujar dia.

Untuk mendukung kelancaran program, Arrahim mengajak pemerintah daerah, seluruh pemangku kepentingan, dan masyarakat berperan aktif dalam mendukung penyaluran bantuan.

“Kami memohon dukungan semua pihak agar bantuan dapat tersalurkan secara tertib, lancar, dan tepat sasaran. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Badan Pangan Nasional atas program bantuan pangan yang membantu masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat di Pulau Sumba,” ujar dia.

Dia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir dalam menghadapi ketidakpastian karena pemerintah terus hadir melalui berbagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya sepanjang masa kemarau panjang.

“Pemerintah senantiasa hadir mendampingi masyarakat. Bantuan pangan ini merupakan bagian dari langkah nyata untuk menjaga ketahanan pangan keluarga. Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, kami berharap manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang berhak menerima,” katanya.

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.