Samarinda (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) mendekatkan akses distribusi pasokan pangan masyarakat melalui strategi pemerataan stok pangan daerah.
"Pembangunan gudang baru di kabupaten/kota ini disiapkan untuk memperpendek jarak tempuh distribusi beras kepada penerima manfaat," kata Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Kaltimtara Musazdin Said di Samarinda, Kaltim, Kamis.
Langkah penataan dan pemerataan cadangan pangan tersebut menyasar wilayah operasional pelayanan Bulog Cabang Samarinda yang membawahi enam kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Cakupan wilayah operasional logistik tersebut meliputi Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Kota Bontang, hingga Kabupaten Mahakam Ulu.
"Saat ini seluruh sumber pasokan beras daerah masih terpusat di fasilitas gudang logistik di Samarinda," ujar Musazdin.
Keterpusatan fasilitas gudang pasokan utama tersebut memicu tantangan efisiensi jarak serta kecepatan armada pengangkut dalam menjangkau kawasan pedalaman dan perbatasan.
Pemerintah daerah setempat memberikan dukungan hibah lahan guna mempercepat realisasi pendirian fasilitas infrastruktur gudang beras baru di daerah sasaran.
"Kehadiran fasilitas gudang di Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Bontang akan menjaga stabilitas cadangan beras," tutur Musazdin.
Selain penyiapan fasilitas gudang baru, Bulog Samarinda menyalurkan program bantuan pangan beras tiga alokasi sekaligus yakni periode Juli, Agustus, dan September.
Penyaluran bantuan beras tiga alokasi tersebut menjangkau secara langsung sebanyak 54.000 keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah Kota Samarinda.
"Total alokasi bantuan beras yang disalurkan untuk masyarakat Kota Samarinda mencapai 15.000 ton beras berkualitas," kata Musazdin.
Penyaluran beras pasokan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turut digencarkan guna mengintervensi tren kenaikan harga komoditas pangan pokok masyarakat daerah.
Program intervensi pasar SPHP disalurkan secara berkala untuk menjaga laju inflasi daerah tetap stabil di tengah ancaman dampak kemarau.
"Sinergi bersama pemerintah daerah terus kami perkuat demi memastikan kedaulatan pangan warga terpenuhi secara merata," tegas Musazdin.
Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.