Bukan Cuma Marc Marquez, Veda Ega dan Mario Aji Punya Misi Khusus di MotoGP Mandalika 2026

2026/10/08

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:40 WIB

VIVA – MotoGP Mandalika 2026 bukan hanya menjadi panggung perebutan gelar juara dunia antara Jorge Martin dan Marc Marquez. Dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, juga membawa misi tersendiri ketika tampil di hadapan publik tanah air.

Baca Juga

Veda Ega akan berlaga di kelas Moto3, sementara Mario Aji turun di Moto2. Keduanya mendapat kesempatan merasakan atmosfer MotoGP Mandalika sekaligus menyapa langsung masyarakat Nusa Tenggara Barat dalam agenda Rider Parade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Veda dan Mario bahkan ikut berparade bersama sejumlah pembalap MotoGP, termasuk Marquez, di Kota Mataram pada Rabu (7/10/2026).

Baca Juga

Rider Parade dimulai dari Taman Sangkareang menuju Teras Udayana. Kehadiran pembalap Indonesia mendapat sambutan masyarakat yang memadati jalur parade.

Bagi Veda, kesempatan tampil di Mandalika memiliki arti khusus. "Saya merasa senang bisa balapan di Sirkuit Mandalika," kata Veda saat Rider Parade, dikutip ANTARA.

Baca Juga

Pembalap Indonesia itu tidak ingin sekadar menikmati status sebagai tuan rumah. Ia ingin memberikan performa terbaik di lintasan. "Saya akan memberikan yang terbaik bagi warga Indonesia," ujar Veda.

Pernyataan tersebut menunjukkan target sederhana yang dibawa Veda. Ia ingin memanfaatkan dukungan publik sebagai tambahan motivasi ketika menghadapi persaingan Moto3 yang sangat ketat.

Hal serupa juga dirasakan Mario Aji. Pembalap asal Indonesia yang tampil di Moto2 itu mengaku bangga bisa kembali berlaga di tanah air sendiri. Mario juga berharap dukungan publik Indonesia dapat membantunya memberikan performa terbaik.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berlangsung di Mandalika pada 9-11 Oktober. MotoGP menempatkan Indonesia sebagai seri ke-17 musim ini. Sorotan terbesar memang berada pada persaingan Martin dan Marquez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Martin datang sebagai pemimpin klasemen dengan 333 poin. Marquez membuntuti dengan 331 poin setelah menang di Jepang. Namun, kehadiran Veda dan Mario memberikan cerita lain. Dukungan puluhan ribu penonton Indonesia akan menjadi energi tambahan bagi dua pembalap tersebut.

Bagi Veda, Mandalika menjadi kesempatan menunjukkan perkembangan di Moto3. Sementara bagi Mario, balapan di tanah sendiri menjadi momentum untuk memberikan hasil terbaik di kelas Moto2.

Halaman Selanjutnya

Mandalika akhirnya bukan hanya soal siapa yang menjadi juara dunia. Ada pula dua pembalap Indonesia yang membawa harapan untuk membuat publik tuan rumah bangga.