Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:30 WIB
Jakarta, VIVA – Perombakan di Polda Metro Jaya ternyata tak berhenti pada pergantian Kapolda dan Wakapolda. Tiga kursi direktur di jajaran reserse juga ikut bergeser dalam mutasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Baca Juga
Tiga posisi yang berubah yakni Direktur Reserse Siber, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum), dan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Surat telegram itu mengatur mutasi sejumlah perwira di tingkat Mabes Polri hingga jajaran kewilayahan.
Baca Juga
Perubahan dimulai dari posisi Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya. Jabatan tersebut kini dipercayakan kepada Komisaris Besar Polisi Fian Yunus.
Fian sebelumnya menjabat Direktur Reserse Siber Polda Jawa Barat. Ia menggantikan pejabat sebelumnya dalam rangkaian penyegaran jabatan di tubuh Polda Metro Jaya.
Baca Juga
Kursi Dirreskrimum Polda Metro Jaya juga mendapatkan wajah baru. Kombes Pol Imron Ermawan ditunjuk mengisi posisi tersebut.
Sebelumnya, Imron mendapat penugasan di BNN Polri. Sementara Kombes Pol Iman Imanuddin yang sebelumnya menjabat Dirreskrimum Polda Metro Jaya kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Kabidbingadik Sespim Lemdiklat Polri.
Perubahan berikutnya terjadi di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kini ditunjuk sebagai Direktur Reserse Narkoba.
Sebelumnya, Bismo menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat. Rangkaian pergeseran ini dilakukan bersamaan dengan perubahan di pucuk pimpinan Polda Metro Jaya.
Inspektur Jenderal Polisi Dadang Hartanto kini menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Asep Edi Suheri.
Asep Edi kemudian mendapat jabatan baru sebagai Irwasum Polri. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus pembinaan karier personel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” katanya, Sabtu (3/10/26).
Secara keseluruhan, mutasi melalui Surat Telegram tersebut mencakup 88 personel. Sebanyak 70 personel di antaranya mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.
Halaman Selanjutnya
Dengan rotasi tersebut, sejumlah posisi penting di Polda Metro Jaya kini diisi pejabat baru setelah Suyudi Ario Seto resmi mengambil alih jabatan Kapolri.