BTN Gandeng BPD Bali Garap Bisnis Transaksi Pembayaran PLN

2026/10/13

ILUSTRASI. Perluas Layanan Digital (KONTAN/Baihaki)

Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memperluas bisnis transaksi perbankan melalui kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali) dalam layanan pembayaran tagihan listrik dan transaksi non-tagihan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dalam kerja sama ini, BTN berperan sebagai acquirer, sedangkan BPD Bali menjadi mitra acquirer dalam layanan pembayaran PLN.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi langkah perseroan untuk memperluas bisnis transaksi dengan mengoptimalkan jaringan, infrastruktur, dan teknologi kedua bank.

“Lewat kerja sama ini, kedua bank saling melengkapi dalam memperluas akses pembayaran,” ujar Nixon dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).

Nixon melihat perubahan perilaku masyarakat yang semakin terbiasa melakukan transaksi melalui aplikasi perbankan membuka peluang bagi BTN untuk mengembangkan bisnis transaksi digital. Peluang tersebut juga mencakup transaksi bernilai kecil yang frekuensinya semakin meningkat.

Baca Juga: Perluasan MDR QRIS 0% Berlaku, BTN Andalkan Pertumbuhan Transaksi Merchant

Melalui kerja sama dengan BPD Bali, kedua bank akan mengoptimalkan peran masing-masing dalam pengelolaan dana dari penerimaan pembayaran tagihan maupun non-tagihan listrik PLN. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses pembayaran sekaligus meningkatkan aktivitas transaksi kedua bank.

Nixon menambahkan, pengembangan bisnis transaksi tersebut sejalan dengan transformasi BTN menuju true consumer bank. Bank pelat merah ini berupaya meningkatkan kapabilitas teknologi untuk menjangkau kebutuhan transaksi masyarakat yang semakin beragam.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma menyambut positif kerja sama tersebut. Nyoman bilang kolaborasi dengan BTN dapat menjadi peluang untuk mengoptimalkan kapabilitas kedua bank sekaligus membuka ruang pengembangan bisnis lainnya.

Baca Juga: Bale by BTN Catat 2,23 Miliar Transaksi hingga September 2026

Sudharma berharap kemitraan tersebut tak cuman terbatas pada layanan pembayaran PLN, tetapi juga berkembang ke bidang usaha lain, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan layanan perbankan.

Kedua bank juga membuka peluang penjajakan kerja sama pembiayaan sindikasi dan pembiayaan bersama (joint financing), khususnya untuk sektor perumahan maupun proyek pembangunan yang saat ini masih berada di luar ruang lingkup MoU layanan pembayaran PLN yang telah ditandatangani.

Melalui kolaborasi ini, BTN dan BPD Bali berharap dapat memperluas kemitraan bisnis sekaligus meningkatkan kontribusi layanan transaksi perbankan bagi masyarakat dan dunia usaha.

Baca Juga: BTN Siapkan Pembiayaan Rp3 Triliun untuk Perkuat Bisnis ID FOOD

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News