BPDP Hadir di Jatim Fest 2026, Dekatkan Edukasi Perkebunan ke Masyarakat

2026/10/08

Yosi Winosa

| 8 Oktober 2026, 12:24 WIB

BPDP Hadir di Jatim Fest 2026, Dekatkan Edukasi Perkebunan ke Masyarakat

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) hadir di Jatim Fest 2026 di Exhibition Hall, Grand City Surabaya

AKURAT.CO Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) hadir di Jatim Fest 2026 di Exhibition Hall, Grand City Surabaya, pada 30 September–4 Oktober 2026.

Mengusung pendekatan edukatif dan interaktif, kehadiran BPDP menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat peran dan kontribusi sektor perkebunan nasional, khususnya komoditas kelapa sawit, kelapa, dan kakao.

Partisipasi ini juga menjadi bagian dari upaya BPDP memperkuat komunikasi publik dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sektor perkebunan.

Baca Juga: Gandeng 5 Ribu Pramuka Penggalang, APROBI dan BPDP Kampanyekan Pentingnya Energi Terbarukan dan Sawit di Jamnas 2026

Mujiono Hardiansyah, Analis Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, mengatakan, kehadiran BPDP di Jatim Fest menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi perkebunan dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat.

“Kami ingin edukasi mengenai perkebunan tidak berhenti pada informasi, tetapi menjadi pengalaman yang menarik dan mudah dipahami. Melalui interaksi langsung di Jatim Fest 2026, masyarakat dapat mengenal lebih dekat kontribusi sektor perkebunan bagi perekonomian Indonesia,” ujar Mujiono.

Booth BPDP menghadirkan media edukasi interaktif yang memungkinkan pengunjung memperoleh informasi sekaligus berinteraksi secara langsung.

Pemberdayaan UMKM diwujudkan dengan berkolaborasi bersama 3 UMKM mitra BPDP, Pendekatan experiential learning ini sejalan dengan tujuan BPDP untuk meningkatkan kualitas komunikasi dua arah, membangun pemahaman, serta memperkuat kepercayaan publik.

Menghadirkan Jayanti Batik Malang yang mengajak pengunjung mendapatkan pengalaman membatik tradisional, juga Rumah Tamadun dari Rokan Hilir yang memberikan pengalaman pengunjung untuk membuat lilin cantik.

Serta Moodco Cokelat Malang yang mengajak pengunjung dalam mencoba meracik minuman cokelat hangat.

Tentu saja semua bahan baku dalam edukasi interaktif dan experiential learning tersebut berbahan produk turunan kelapa sawit dan kakao.