BPBD laporkan sembilan desa di Parimo terdampak kekeringan

2026/08/21

BPBD laporkan sembilan desa di Parimo terdampak kekeringan

Sabtu, 22 Agustus 2026 06:20 WIB

Image Print

Foto udara yang memperlihatkan lahan persawahan terdampak kekeringan dipicu fenomena perubahan iklim (El Nino) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (21/8/2026). (ANTARA/HO-BPBD Parigi Moutong)

Parigi, Sulteng (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan sembilan desa di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah terdampak kekeringan akibat perubahan iklim.

"Laporan tim reaksi cepat (TRC) BPBD sembilan desa terdampak di tiga kecamatan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai di Parigi, Jumat.

Ia mengemukakan sejak pertengahan Juni 2026 tidak ada hujan mengguyur wilayah tersebut akibatnya air tanah menyusut hingga terjadi krisis air bersih.

Tidak hanya itu kekeringan juga memberikan dampak terhadap 1.400 hektare sawah di sembilan desa, akibatnya petani tidak bisa berproduksi dan terancam gagal panen.

"Kami melakukan koordinasi lintas sektor untuk penanganan darurat maupun penanganan lanjutkan," ujarnya.

Adapun sembilan desa mengalami kekeringan yakni Desa Kotaraya Induk sekitar 100 hektare sawah terdampak, Desa Kotaraya Barat 100 hektare sawah terdampak, Desa Kotaraya Timur 400 hektare sawah terdampak, Desa Kotaraya Selatan 200 hektare sawah terdampak, Desa Kayu Agung penyusutan sumber air, Desa Kotaraya Tenggara 100 hektare sawah terdampak dan Desa Ogotion Kecamatan Mepanga 400 hektare sawah terdampak.

kemudian Desa Anutapura Kecamatan Bolano Lambunu 80 hektare sawah terdampak, dan Desa Ambesia Barat Kecamatan Tomini 20 hektare sawah terdampak.

"Kebutuhan mendesak saat ini mesin alkon atau mesin penyedot air dan sumur bor untuk mengairi sawah maupun pemenuhan kebutuhan air bersih warga terdampak. Pemerintah segera mengirim kebutuhan mendesak tersebut," ucap Rivai.

Di laporkan sumber air utama utama di Desa Kayu Agung, Kecamatan Mepanga tinggal sekitar 25 persen dari kondisi normal, sementara di beberapa wilayah lainnya mengalami penurunan debit air.

"Kami juga berkoordinasi dengan BPBD Sulawesi Tengah, harapannya koordinasi lintas sektor dapat mempercepat langkah konkret penanganan dampak kekeringan," kata dia menuturkan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD laporkan sembilan desa di Parigi Moutong terdampak kekeringan

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026