BNPB verifikasi 61 hotspot di Kalbar - ANTARA News Kalimantan Barat

2026/09/04

Pontianak (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan hanya 61 dari 166 titik panas terdeteksi BMKG di Kalimantan Barat (Kalbar) yang terverifikasi sebagai lokasi kebakaran berdasarkan pemantauan lapangan.

"Dari 166 hotspot yang terdeteksi BMKG, setelah kami cek di lapangan, hanya 61 yang benar-benar titik api," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat rapat koordinasi penanganan karhutla di Lanud Supadio, Kubu Raya, Jumat.

Suharyanto mengatakan, verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan titik panas yang terdeteksi satelit benar-benar menunjukkan adanya kebakaran di lapangan.

Menurut dia, perbedaan jumlah tersebut menunjukkan bahwa data hotspot dari satelit perlu ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan sebelum dijadikan dasar penanganan kebakaran.

Meski jumlah titik kebakaran terverifikasi lebih rendah, Suharyanto mengingatkan penanganan karhutla tidak boleh mengendur karena luasan lahan terbakar di Kalbar masih mencapai sekitar 38.310 hektare.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan jumlah hotspot juga telah mengalami penurunan signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya yang sempat mencapai lebih dari 2.000 titik.

"Sekarang sudah sekitar 100 hotspot. Ini tentu hasil kerja sama dan sinergi semua pihak," ujarnya.

Norsan menegaskan penurunan tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah maupun masyarakat mengurangi kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca kering masih berpotensi memicu kebakaran baru.

Ia meminta BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah dan relawan terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan serta pemadaman di lokasi yang terindikasi terbakar.

Sementara itu, pemerintah pusat memperkuat penanganan melalui operasi modifikasi cuaca, water bombing dan pemadaman darat untuk membasahi kembali kawasan gambut yang rawan terbakar.

Upaya tersebut juga disertai pemetaan lokasi kebakaran secara lebih rinci hingga tingkat kecamatan dan desa agar pengerahan personel serta peralatan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta melaporkan segera apabila menemukan titik api guna mencegah kebakaran meluas.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BNPB verifikasi 61 hotspot di Kalbar

Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.