BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauhi Wilayah Jabodetabek

2026/10/17

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah mulai menjauhi wilayah Jawa bagian Barat, termasuk Jabodetabek, pada Sabtu, meskipun sisa sebaran asap masih terdeteksi di Pesisir Barat Banten pada ketinggian 10.000 - 18.000 kaki.

Baca Juga

Sekretaris Utama BMKG, Guswanto di Jakarta, Sabtu, menjelaskan hasil pemantauan citra satelit pada Jumat (16/10/2026) menunjukkan asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat secara sesaat tetapi tidak berlangsung lama dan tidak berdampak pada kualitas udara di permukaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara pemantauan Sabtu pagi hingga siang memperlihatkan sebaran asap bergeser menjauh secara bertahap akibat pergerakan angin yang melemah.

Baca Juga

"Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau perkembangan kualitas udara di lingkungan masing-masing," kata Guswanto. Ia menegaskan bahwa keberadaan asap di lapisan atas tidak selalu memicu peningkatan konsentrasi polutan di permukaan.

Berdasarkan pengukuran di Kemayoran, Jakarta, konsentrasi PM2.5 tercatat berkisar 46,7 hingga 109,7 mikrogram per meter kubik atau masuk kategori sedang hingga tidak sehat.

Baca Juga

Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup turut menunjukkan variasi kualitas udara, seperti di Marunda tercatat 49 (baik), Tanah Abang 60 (sedang), hingga Kelapa Gading (103), Menteng (116), dan Kebun Jeruk (120) yang masuk kategori tidak sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menyampaikan sebaran asap karhutla di wilayah lain masih terpantau di sebagian besar Sumatera dan Kalimantan, Sulawesi tengah hingga selatan, Maluku, serta Papua akibat masih tingginya jumlah titik panas.

BMKG mencatat 478 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi pada 16 Oktober 2026, di mana Sumatera Selatan menjadi wilayah terbanyak dengan 189 titik. (Ant)

Ilustrasi pasukan Brimob.

Polri Tambah Kekuatan Tangani Karhutla Sumsel, Brimob Lampung dan 2 Mobil Water Cannon Dikirim

Polri kembali menambah dukungan personel dan peralatan untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Tanah Air.

VIVA.co.id

17 Oktober 2026