Aktivitas membaca yang dilakukan dalam tantangan ini pada bulan September juga akan dihitung sebagai bagian dari Read for Good, kampanye membaca amal tahunan yang NLB gelar. Inisiatif yang sebelumnya bernama Read for Books ini menargetkan 7,5 juta menit membaca di tahun 2026 untuk menggalang dana hingga 150 ribu dolar Singapura (Rp 2,08 miliar) untuk komunitas kurang mampu.
Mulai 6 September hingga 7 Oktober, setiap mencatat membaca selama 15 menit setiap harinya akan berkontribusi pada penggalangan dana ini. Tam berkata bahwa NLB berharap kegiatan amal ini bisa memberikan manfaat untuk 10 ribu orang. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung kidsREAD, MINDS, dan Preschool Market dengan menyediakan alat bantu baca dan belajar selain sumbangan buku dari para sponsor.
ReadSG didukung dengan lebih dari 40 mitra dan pihak pendukung, termasuk Early Childhood Development Agency (ECDA), Kementerian Pendidikan, Agency for Integrated Care, National Arts Council, People’s Association, Singapore Book Publishers Association, SPH Media, dan Mediacorp.
Kepala Eksekutif ECDS Ku Geok Boon berkata dengan membaca secara rutin sejak usia dini bisa membantu anak-anak mengembangkan konsentrasi, rasa ingin tahu, dan imajinasi.
"ECDA sangat senang menjadi mitra NLB dan ReadSG untuk menginspirasi lebih banyak keluarga menanamkan kebiasaan membaca dengan anak-anak mereka," tuturnya.
Gerakan ini juga akan menjangkau warga Singapura yang lebih berusia lanjut. Kepala Eksekutif Badan Perawatan Terpadu Tan Chee Wee, berkata pihaknya berharap bisa mendorong lebih banyak lansia yang menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari lewat jaringan Pusat Penuaan Aktif yang ia miliki.
Direktur Utama SPH Media Chan Yeng Kit bilang bahwa liputan multibahasa perusahaan berita nasional tersebut dalam bahasa Inggris, Mandarin, Melayu, dan Tamil, memungkinkan perusahaan untuk menjangkau berbagai komunitas dari segala generasi. "Kami bangga bisa bekerja sama dengan NLB dan mitra lainnya dalam program ReadSG untuk mendorong pemikiran kritis, merayakan seni bercerita, dan menumbuhkan kecintaan seumur hidup tentang membaca di seluruh Singapura."
Inisiatif ReadSG lainnya meliputi “Readers Assemble: A Marvel Festival,” ‘Time of Your Life Celebration,” dan “A Book A Day.”
Tam berkata, "Ini adalah gerakan membaca nasional yang berlangsung selama beberapa tahun, dan kami memikirkannya dalam jangka panjang. Bukan hanya tentang buku pertama yang seseorang pilih, tapi juga tentang bagaimana kondisi lima tahun ke depan, saat membaca menjadi bagian yang alami dan berarti di kehidupan sehari-hari untuk lebih banyak dari kita."