Dian Eko Prasetio
| 7 Agustus 2026, 20:21 WIB

CEO sekaligus Co-Founder THRIX, Nicolas Widmer, memberikan workshop intensif di Kantor DPP PERBASI, GBK Arena Senayan, Jakarta Pusat, pada 4-5 Agustus 2026. PERBASI
AKURAT.CO, Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP PERBASI) menunjukkan komitmen kuat dalam mendongkrak prestasi bola basket 3x3 Tanah Air di panggung internasional.
Langkah strategis diambil dengan menggandeng Nicolas Widmer, CEO sekaligus Co-Founder THRIX, agensi pengembangan 3x3 kepercayaan FIBA, sebagai penasihat strategis.
Penunjukan Nico bertujuan untuk menyusun cetak biru (blueprint) dan perencanaan jangka panjang pengembangan bola basket 3x3 di Indonesia agar mampu bersaing hingga level tertinggi di dunia.
Ketua Badan 3x3 DPP PERBASI, Santiyani Lestari, atau yang akrab disapa Mbak Naniek, menyatakan bahwa kolaborasi ini diawali dengan menggelar workshop intensif di Kantor DPP PERBASI, GBK Arena Senayan, Jakarta Pusat, pada 4-5 Agustus 2026.
"Kerja sama dengan THRIX dan menempatkan Nico sebagai penasihat adalah langkah kami dalam melakukan perencanaan strategis pengembangan bola basket 3x3 di Indonesia," kata Naniek.
Dalam diskusi maraton selama dua hari tersebut, PERBASI bersama THRIX memetakan kondisi eksisting basket 3x3 nasional, menganalisis lanskap persaingan global, serta merumuskan langkah-langkah konkret untuk menaikkan kelas Timnas Basket 3x3 Indonesia.
https://akurat.co/arena/879892/tatap-seri-singapura-timnas-basket-3x3-putri-evaluasi-fisik-dan-konsentrasi
Naniek menegaskan bahwa hasil dari workshop ini memberikan arah yang jelas bagi Indonesia untuk mengejar target besar, termasuk menembus kualifikasi Olimpiade.
"Bagaimana cara menuju Olimpiade, baik melalui jalur babak kualifikasi maupun perolehan poin FIBA, semuanya sudah terang benderang. Kami juga mendiskusikan bagaimana membangun tim yang solid agar bisa bersaing di level tertinggi bola basket 3x3 dunia," tambah Naniek.
Di sisi lain, Nicolas Widmer memberikan apresiasi atas fondasi pengembangan yang telah dibangun oleh PERBASI. Menurut pria asal Eropa yang telah mendampingi banyak negara dalam memajukan basket 3x3 ini, langkah Indonesia saat ini sudah berada di jalur yang benar.
"Kini fokus utamanya adalah mencari cara untuk sukses di level internasional. Kami bersama-sama menyusun strategi pengembangan bola basket 3x3 untuk tiga tahun ke depan," kata Nico.
Nico menambahkan, salah satu kunci utama yang menjadi titik tekan dalam strategi baru ini adalah memperbesar pool atau basis data pemain berbakat di Tanah Air guna mendukung kedalaman skuad timnas saat berlaga di kejuaraan dunia.
Agenda perencanaan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus kunci PERBASI dan pemangku kepentingan basket nasional, di antaranya Kepala Program BTN 3x3 Derry Primasta, perwakilan BTN Jeremy Immanuel Santoso, Waketum Bidang SDM Christopher Tanuwidjaja, Manajer Timnas 3x3 Putra Bastian Arif, serta Manajer FIBA Indonesia Rufiana.