Bhayangkari bangun sarana air bersih berupa dua sumur bor dan enam MCK untuk 274 warga di Kei - ANTARA News Ambon, Maluku

2026/08/29

Ambon (ANTARA) -

Bhayangkari membangun dua unit sumur bor dan enam unit fasilitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) bagi 274 warga di Desa Labetawi dan Desa Tamedan, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.

“Air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas kesehatan masyarakat. Karena itu, pembangunan sumur bor dan MCK bukan hanya tentang membangun fasilitas, tetapi tentang menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, di Ambon, Sabtu.

Sarana air bersih dan sanitasi tersebut diresmikan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo bersama rombongan dalam rangkaian program Bhayangkari Peduli memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.

Kapolda mengatakan, pembangunan sarana air bersih dan sanitasi tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ia juga berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat secara bersama-sama oleh masyarakat.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dijaga bersama. Pemerintah, masyarakat dan seluruh unsur yang terlibat perlu membangun semangat gotong royong agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut memberikan manfaat langsung karena berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“Program air bersih dan MCK ini memiliki manfaat yang langsung dirasakan masyarakat. Ketika akses terhadap air bersih dan sanitasi semakin baik, maka masyarakat juga mendapatkan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung kualitas kehidupan keluarga,” kata Dadang.

Ia menyatakan, program Bhayangkari Peduli tidak hanya diarahkan pada bantuan yang bersifat sementara, tetapi juga pembangunan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kepedulian tidak selalu harus hadir dalam bentuk bantuan yang sifatnya sesaat. Pembangunan fasilitas seperti ini justru diharapkan memberikan manfaat yang terus berjalan setelah kegiatan selesai,” ungkap Dadang.

Pembangunan sarana air bersih dan sanitasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial dan bakti kesehatan yang dilaksanakan Bhayangkari di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bhayangkari juga menyalurkan bantuan sosial, pelayanan kesehatan gratis, bantuan bagi anak stunting dan ibu hamil, dukungan pendidikan bagi anak-anak, serta bantuan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia dan kelompok nelayan.

Polda Maluku bersama Polres Tual dan Polres Maluku Tenggara turut mendukung pelaksanaan rangkaian kegiatan, termasuk pengamanan dan koordinasi selama kunjungan Ketua Umum Bhayangkari.

Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.