Bendera Merah Putih akhirnya berkibar di kapal induk KRI Sriwijaya-100 - ANTARA News Jambi

2026/09/24

Jakarta (ANTARA) - Bendera Merah Putih akhirnya berkibar di atas kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi atau Kapal Republik Indonesia (KRI) Sriwijaya-100 pada Kamis.

Pewarta ANTARA di atas kapal induk yang sedang sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis pukul 08.55 WIB, melaporkan Bendera Merah Putih terlihat kibarkan di ujung dek kapal.

Pengibaran dilakukan dalam prosesi upacara yang berlangsung dengan khidmat. Terlihat tiga personel TNI AL menjadi pengerek, pembawa dan pembentang bendera dalam prosesi pengibaran bendera.

Bendera Merah Putih pun akhirnya perlahan naik ke ujung tiang bersamaan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan.

Setelah proses pengibaran bendera selesai, barulah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara mengukuhkan nama baru ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.

"Pada hari ini, Kamis, 24 September 2026, saya Jenderal TNI Agus Subiyanto, Panglima TNI, dengan ini saya resmikan KRI Sriwijaya-100 masuk ajaran TNI AL," kata Agus saat membacakan pernyataan peresmian penggantian nama kapal induk itu.

Upacara peresmian nama kapal dan pengibaran bendera merah putih di atas deck kapal induk KRI Sriwijaya-100 di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026) (ANTARA/Walda Marison)

Hingga berita ini diturunkan, prosesi upacara di atas dek kapal induk masih berlangsung. Beberapa pejabat terlihat hadir dalam acara ini, di antaranya KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Jajaran anggota DPR dan pejabat publik lain juga terlihat hadir dalam upacara yang bersejarah ini.

Baca juga: Spesifikasi kapal induk baru milik Indonesia, KRI Sriwijaya

Baca juga: Kapal induk Giuseppe Garibaldi dicat ulang sesuai standar KRI TNI AL

Baca juga: Kolonel Laut (P) Fuad Hasan jadi calon komandan kapal induk pertama RI

Pewarta: Walda Marison
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.