Bawaslu Gorontalo perkuat pengawasan pemutakhiran data pemilih - ANTARA News Gorontalo

2026/09/09

Gorontalo (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo memperkuat pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 di kabupaten/kota.

“Pengawasan PDPB perlu dilakukan secara langsung agar data yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat. Setiap perubahan yang ditemukan kami cermati dan tindak lanjuti sesuai ketentuan,” kata Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba di Kabupaten Bone Bolango, Rabu.

John mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai kondisi faktual dan ketentuan yang berlaku.

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba bersama Lismawy Ibrahim melakukan monitoring dan pengawasan PDPB di Kabupaten Bone Bolango.

Monitoring diawali dengan uji petik di Desa Alale, Kecamatan Suwawa Tengah. Tim mencermati sejumlah data pemilih yang berpotensi mengalami perubahan.

Data tersebut antara lain pemilih yang telah meninggal dunia, berpindah domisili, menjadi anggota TNI/Polri, belum terdaftar sebagai pemilih, maupun alamat yang tidak ditemukan.

Pencermatan dilakukan untuk memastikan setiap perubahan data dapat diverifikasi dan menjadi bahan tindak lanjut dalam pengawasan.

John mengatakan uji petik merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas data pemilih agar tetap akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat.

Selanjutnya, tim melanjutkan monitoring ke Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan pengawasan PDPB melalui verifikasi lapangan dan koordinasi dengan pemerintah desa agar data pemilih terus diperbarui secara akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.