Bawaslu Belitung: Madrasah pengawasan pemilu mampu bentuk integritas - ANTARA News Bangka Belitung

2026/07/27

Tanjungpandan (ANTARA) - Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rezeki Aris Munazar menyakini program madrasah pengawasan pemilu mampu membentuk petugas pengawas yang berintegritas.

"Saya cukup yakin program madrasah pengawasan pemilu yang kami gelar mampu membentuk petugas pengawas pemilu yang berintegritas dan bermoral," kata Rezeki Aris Munazar di Tanjungpandan, Senin.

Ia mengatakan melalui program ini, seluruh jajaran di bawah Badan Pengawasan Pemilu Kabupaten Belitung tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki ketenangan jiwa dan integritas yang kokoh.

‎"Tugas pengawasan pemilu membutuhkan stamina yang prima, tetapi yang tak kalah penting adalah kejernihan hati dan keteguhan iman," katanya.

Melalui program madrasah pengawasan pemilu, kata dia, memberikan pembekalan menyeluruh mulai dari kebugaran fisik hingga penguatan spiritual.

Menurut dia, madrasah pengawasan pemilu bertajuk Jumat Menjaga Tubuh, Sehat Hati, Kuat Iman Jum'at Sehati, menjadi pondasi spiritual yang kuat sehingga seluruh jajaran pengawas mampu menjalankan tugas secara adil, objektif, dan bertanggung jawab guna terciptanya demokrasi yang bermartabat.

"Dalam kegiatan program madrasah pengawasan pemilu, kami menghadirkan langsung Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Kabupaten Belitung Ustadz Abdul Fattah yang memberikan tausiah mengenai pentingnya menjaga kesucian niat dan keikhlasan dalam menjalankan tugas pengawasan," ujarnya.

Dia menjelaskan program ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Belitung untuk membentuk sumber daya manusia yang profesional, beretika, serta memiliki benteng moral yang kuat sesuai dengan semangat penegakan keadilan pemilu.

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.