Koba, Babel (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat pengelolaan layanan informasi publik untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi penyelenggaraan pengawasan pemilu.
Ketua Bawaslu Bangka Tengah Marhaendra Yuliansyah di Koba, Senin, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan informasi publik yang mudah diakses masyarakat.
“Segala bentuk informasi yang layak untuk dipublikasikan akan kami buka kepada masyarakat agar mudah dalam mengaksesnya,” katanya dalam rapat evaluasi pengelolaan layanan informasi publik bersama Komisi Informasi Babel
Ia berharap evaluasi tersebut dapat meningkatkan kualitas informasi yang dipublikasikan dan mampu memperbaiki pelayanan informasi publik yang lebih terbuka.
Anggota Bawaslu Bangka Tengah Muhammad Tamimi mengatakan masyarakat dapat mengajukan permohonan informasi secara daring maupun langsung ke Kantor Bawaslu Bangka Tengah.
“Permohonan informasi dapat diajukan melalui website PPID Bawaslu Bangka Tengah, aplikasi E-PPID Bawaslu RI, maupun secara langsung,” katanya.
Kepala Sekretariat Bawaslu Bangka Tengah Win Iskandar mengatakan sekretariat mendukung pelayanan informasi publik melalui pemenuhan sarana dan prasarana sesuai standar.
Anggota Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Martono mengapresiasi komitmen Bawaslu Bangka Tengah dalam meningkatkan pengelolaan layanan informasi publik.
Menurut dia, Bawaslu Bangka Tengah telah menunjukkan komitmen tersebut melalui evaluasi layanan informasi dengan melibatkan Komisi Informasi Babel.
Bawaslu Bangka Tengah yang telah memperoleh predikat informatif, kata dia, perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola keterbukaan informasi publik.
Martono juga mendorong evaluasi pemenuhan data dan informasi publik dilakukan secara rutin setiap enam bulan untuk memastikan layanan tetap berjalan sesuai ketentuan.
Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.