Kapal RBB Palangka Raya dan RIB 01 Palangka Raya akan membantu pencarian
Banjarmasin (ANTARA) - Basarnas mengerahkan Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 dari Kantor SAR Palangka Raya untuk memperkuat pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di wilayah pesisir Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan pengerahan kedua unsur tersebut dilakukan setelah Basarnas memerintahkan Kepala Kantor SAR Palangka Raya menggelar operasi SAR di wilayah pesisir Kalteng dan sekitarnya guna memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8.
“Kapal RBB Palangka Raya dan RIB 01 Palangka Raya akan membantu pencarian,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-11 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam.
Baca juga: Basarnas siagakan 3 heli perkuat evakuasi korban KM Virgo di Laut Jawa
Sejak ditemukannya tiga korban meninggal dunia di Perairan Seruyan, Kalteng, Basarnas memperkuat pencarian di area itu.
Putu menyebut jarak lokasi ditemukannya tiga korban meninggal di Perairan Seruyan dari lokasi kapal tenggelam di Laut Jawa, diperkirakan mencapai 145 hingga 150 mil laut.
“Sejak hari pertama hingga ketujuh operasi SAR, area di situ masuk area pencarian. Namun kondisi gelombang yang cukup tinggi membuat kapal-kapal pencari mengalami keterbatasan jarak pandang untuk mengamati benda atau korban di permukaan perairan,” ujarnya.
Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan keberadaan korban atau benda yang dicari tidak terlihat secara seksama meskipun wilayah Perairan Seruyan telah masuk dalam cakupan pencarian yang dilakukan unsur SAR.
Baca juga: Nelayan Kumai temukan lifeaft dan jasad pria diduga korban Kapal Virgo
Oleh karena itu Basarnas mengerahkan dua kapal di perairan itu untuk memperluas cakupan area pencarian sejak hari ketujuh operasi SAR hingga mencapai perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar) untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus dan hanyut semakin jauh dari lokasi kapal tenggelam.
“Karena memang masih ada ruang-ruang atau daerah-daerah yang sepertinya tidak ter-cover, karena memang keterbatasan jarak pandang dan lain-lain,” ujar Putu.
Hingga Rabu (23/9) malam pukul 22.00 WITA Basarnas mengonfirmasi sebanyak 136 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 28 orang meninggal dunia, sementara 107 korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Baca juga: Basarnas: Penyelam berhasil evakuasi 9 jasad korban KM Virgo pada Rabu
Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.