Basarnas memastikan tidak ada kebocoran pada bangkai KM Virgo

2026/09/17

Basarnas memastikan tidak ada kebocoran pada bangkai KM Virgo

Jumat, 18 September 2026 04:47 WIB

Image Print

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko (kanan) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kelima kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (17/9/2026) malam. ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

Banjarmasin (ANTARA) - Basarnas memastikan tidak ada kebocoran pada mesin dan badan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di kedalaman 29 meter di lokasi kecelakaan di Laut Jawa, setelah pemantauan dari udara menunjukkan tidak terdapat minyak, oli, maupun polusi di sekitar lokasi kapal.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan kondisi tersebut diketahui saat Basarnas, pihak pemilik kapal, dan tenaga ahli meninjau posisi terakhir bangkai kapal menggunakan helikopter HR-3601 Basarnas pada Kamis siang.

“Alhamdulillah kita bisa melihat, masih bisa terlihat dengan jelas badan kapal yang tenggelam. Kemudian kemiringan juga, dan kita juga bersyukur tidak ada bocoran, sehingga di sekitar kapal itu tidak ada polusi, terutama minyak, oli dan segala macam,” kata Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kelima kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis malam.

Dalam pemantauan hari kelima, ia menjelaskan bangkai kapal bergeser sekitar 453 meter ke arah tenggara dari posisi awal dan kedalaman tenggelam mencapai 29 meter, sehingga bagian lunas kapal yang sebelumnya masih terlihat kini tidak lagi tampak dari permukaan.

“Meski semakin tenggelam, badan kapal masih terlihat jelas dari udara karena kondisi perairan di sekitar lokasi masih jernih,” katanya.

Setelah 114 korban berhasil dievakuasi, Basarnas selanjutnya menyiapkan langkah pengangkatan bangkai kapal melalui operasi salvage sesuai arahan pimpinan berdasarkan keputusan rapat terbatas pemerintah untuk melanjutkan penanganan kecelakaan tersebut.

“Perlengkapan milik pihak pemilik kapal mulai digeser untuk mendukung operasi salvage (membalikkan badan kapal), perkembangan teknis berikutnya akan disampaikan setelah peralatan pendukung tiba dan persiapan operasi dapat dilaksanakan,” ujar Yudhi.

Hingga hari kelima operasi SAR, Kamis (17/9) pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi 114 korban ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Pewarta : Tumpal Andani Aritonang
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.