Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB
VIVA – Barcelona akhirnya menutup lembaran Julian Alvarez. Setelah berbulan-bulan mengejar penyerang Atletico Madrid tersebut, klub Catalunya itu memilih melanjutkan musim dengan solusi yang sudah tersedia di skuad.
Baca Juga
Direktur olahraga Barcelona, Deco, memastikan tidak ada lagi rencana untuk mengejar Alvarez setelah upaya transfer pada musim panas 2026 menemui jalan buntu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Julian adalah masa lalu. Kami harus melihat ke depan dan kami bahagia,” kata Deco dalam Portugal Football Summit.
Baca Juga
Barcelona memang sempat menjadikan Alvarez sebagai target utama untuk mengisi posisi nomor 9 setelah Robert Lewandowski meninggalkan klub dan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS).
Profil Alvarez dinilai sesuai dengan kebutuhan Barcelona. Deco menginginkan penyerang yang tidak hanya mampu mencetak gol, tetapi juga aktif bergerak dan terlibat dalam kombinasi permainan.
Baca Juga
“Ide kami selalu mendatangkan penyerang dengan pergerakan yang bagus dan kemampuan untuk terhubung dengan pemain lain,” ujar Deco.
Namun, Atletico Madrid sejak awal tidak membuka pintu untuk melepas pemain Argentina tersebut. Barcelona sudah mengajukan tawaran, tetapi tidak mendapat respons yang mengubah sikap Los Colchoneros.
“Klubnya selalu mengatakan mereka tidak akan menjualnya. Jadi, kami harus mencari solusi lain,” kata Deco.
Presiden Barcelona Joan Laporta bahkan sempat mempertahankan peluang transfer hingga mendekati penutupan bursa. Pada Agustus lalu, Laporta secara terbuka mengatakan Blaugrana masih berharap tawaran untuk Alvarez diterima Atletico. Namun, transfer tersebut akhirnya tidak terjadi.
Barcelona juga sempat mempertimbangkan Lautaro Martinez. Akan tetapi, langkah itu langsung dihentikan setelah Inter Milan menyatakan kaptennya tidak tersedia di pasar transfer.
“Begitu klub mengatakan kepada kami bahwa dia tidak tersedia, kami bahkan tidak mencoba atau membahasnya lebih lanjut,” ujar Deco.
Raphinha Jadi Solusi Barcelona
Penyerang Barcelona, Raphinha Merayakan Gol
Photo :
- JORGE GUERRERO / AFP
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kegagalan mendapatkan Alvarez tidak lantas membuat Barcelona tanpa pilihan. Gabriel Jesus didatangkan sebagai tambahan untuk lini depan, tetapi perkembangan paling menarik justru datang dari pemain yang sudah berada di dalam skuad.
Raphinha mulai dimainkan sebagai penyerang tengah setelah Barcelona melakukan perubahan taktik. Keputusan tersebut menghasilkan dampak yang langsung terasa.
Halaman Selanjutnya
Winger asal Brasil itu mencetak 14 gol dalam delapan pertandingan pertama musim ini. Catatan tersebut membuat Raphinha mencatat salah satu start tersubur dalam sejarah Barcelona dan menjadi pencetak gol terbanyak sementara di LaLiga.