Palu (ANTARA) - Badan Karantina Indonesia (Barantin) dan Pemerintah Kota Palu melakukan kerja sama guna memperkuat pengawasan lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kerja sama ini menjadi kolaborasi bersama yang mencakup pembinaan, sosialisasi dan edukasi sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah,” kata Kepala Barantin Abdul Kadir Karding di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu.
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu.
Karding mengatakan kerja sama tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkuat pengawasan, tetapi juga mencakup pembinaan, sosialisasi dan edukasi, pemanfaatan teknologi informasi, digitalisasi pelayanan, hingga optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut dia, mobilitas komoditas pertanian, perikanan, dan peternakan yang semakin dinamis membutuhkan sistem pengawasan yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia mengatakan integrasi tersebut diperlukan agar pengawasan dapat dilakukan secara efektif tanpa menghambat mobilitas komoditas yang telah memenuhi ketentuan.
“Harapannya, kerja sama ini memperkuat pembangunan sistem pengawasan yang terintegrasi terhadap lalu lintas komoditas pertanian, perikanan, dan peternakan, sekaligus memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat serta pelaku usaha,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengapresiasi penguatan kerja sama dengan Barantin yang dinilai dapat mendukung peningkatan pelayanan sekaligus pengembangan potensi ekonomi daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini sebagai wujud sinergi dan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Palu dan Badan Karantina Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah,” ujarnya.
Baca juga: Barantin siapkan pendampingan calon eksportir Palu lewat klinik ekspor
Baca juga: Barantin usulkan instalasi karantina besar perkuat Palu simpul dagang
Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.