Jakarta (ANTARA) - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan layanan emas (bulion) yang terintegrasi langsung di dalam super app Livin’ by Mandiri dalam momentum HUT ke-28 perseroan seiring dengan diperolehnya lisensi bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Inisiatif itu sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong dan memperkuat ekosistem bulion di Indonesia sebagaimana tercantum dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP2I) OJK.
“Transformasi layanan bulion ini merupakan lompatan inovasi nyata dari Livin’ by Mandiri. Kami tidak sekadar berinovasi pada kelancaran transaksi, tetapi juga meredefinisi cara nasabah membangun dan melindungi kekayaan jangka panjang mereka, sejalan dengan semangat perseroan untuk terus Tumbuh Bersama, Majukan Indonesia,” kata Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Melalui layanan emas di Livin’ by Mandiri, setiap nasabah kini dapat mengakses investasi emas dengan lebih mudah dan terintegrasi secara digital.
“Emas terbukti tetap menjadi instrumen investasi yang diminati di tengah dinamika ekonomi global. Melalui layanan emas di Livin’ by Mandiri, kami tidak sekadar menyediakan etalase jual-beli emas digital,” kata Saptari.
Ia menambahkan bahwa perseroan menghadirkan solusi finansial end-to-end yang memberi kendali penuh bagi nasabah untuk merencanakan, mengelola, hingga mencairkan emas sesuai siklus kebutuhan hidup hanya dari satu genggaman.
Melalui layanan yang terintegrasi di Livin’ by Mandiri, pengguna kini dapat membuka tabungan emas, melakukan transaksi beli dan jual, mencicil, menitipkan, hingga menarik emas fisik secara real-time 24 jam penuh tanpa harus berpindah aplikasi.
Untuk memfasilitasi nasabah yang ingin mengakselerasi kepemilikan aset di depan, perseroan menghadirkan fasilitas pembiayaan KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas) berupa pembelian emas dengan mekanisme cicilan.
Pembiayaan tersebut memberikan keunggulan berupa skema bunga ringan, cicilan bersaing dan saat lunas dapat langsung menjadi saldo Tabungan Emas yang dapat ditransaksikan (jual, beli dan ambil fisik).
Selain itu, perseroan melengkapi ekosistem dengan fitur Ambil Emas, di mana saldo tabungan emas digital nasabah dapat dikonversi dan dicetak menjadi logam mulia batangan. Pengambilan emas fisik dapat dilakukan secara mandiri dan praktis melalui mesin ATM Emas Bank Mandiri maupun melalui jaringan kantor cabang.
Selanjutnya, perseroan juga menyiapkan sejumlah inovasi lanjutan untuk terus menyempurnakan ekosistem layanan itu. Sejumlah layanan yang disiapkan antara lain fitur Multiguna Emas untuk pengajuan pinjaman tunai dengan agunan emas, Autodebet Emas guna memfasilitasi strategi investasi rutin yang disiplin, hingga fitur Transfer Emas antar sesama pengguna Livin’.
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.