Bangun desa jalan, Lampung sinergikan program Desaku Maju dan TMMD

2026/08/15

Bangun desa jalan, Lampung sinergikan program Desaku Maju dan TMMD

Sabtu, 15 Agustus 2026 16:53 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat kolaborasi program Desaku Maju dan TMMD dalam pembangunan jalan desa. ANTARA/HO-Pemprov Lampung

Bandarlampung, Lampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyinergikan program Desaku Maju dan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan desa di wilayahnya.

"Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah kabupaten dan kota, serta TNI dalam pelaksanaan program Desaku Maju, khususnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan desa," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Bandarlampung, Sabtu.

Ia mengatakan program Desaku Maju merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Salah satu fokusnya adalah melalui pembangunan infrastruktur jalan desa yang akan disinergikan dengan program TMMD atau Karya Bakti TNI.

"Program ini coba kami dorong bersama melalui kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten serta kota dengan TNI, terutama untuk mempercepat pembangunan jalan desa," katanya.

Dia menjelaskan sinergi tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama antara pemerintah daerah dan jajaran TNI untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah kabupaten serta kota diharapkan dapat memberikan dukungan melalui pengalokasian anggaran dana bagi hasil (DBH).

Penyaluran DBH harus menghasilkan pembangunan yang dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami ingin menghadirkan adanya dana bagi hasil yang disalurkan, bisa menghasilkan pembangunan dan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya untuk jalan desa," ucap dia.

Menurut dia, pengalokasian anggaran tidak harus sama di setiap kabupaten dan kota. Besaran anggaran dan jumlah ruas jalan yang ditangani dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing daerah.

"Setiap desa memiliki kondisi dan kebutuhan jalan yang berbeda. Karena itu, alokasi anggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing daerah," ujar dia.

Ia mengatakan perlu pula dukungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam memastikan mekanisme pengalokasian dan pelaksanaan anggaran sesuai ketentuan. Serta hasil dari pembahasan bersama BPKP akan menjadi bahan dalam penyusunan dan penyempurnaan MoU.

Melalui program Desaku Maju, Pemerintah Lampung bersama pemerintah kabupaten dan kota serta TNI berkomitmen memperkuat sinergi pembangunan desa, mempercepat peningkatan infrastruktur jalan, serta memastikan pengelolaan dana bagi hasil memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat.

"Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan bisa terwujud infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas, mendukung aktivitas ekonomi, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat desa," tambahnya.

Pelaksanaan Program Desaku Maju akan diarahkan agar memiliki keterkaitan yang jelas antara alokasi dana bagi hasil serta hasil pembangunan di lapangan. Keterlibatan TNI melalui TMMD maupun Karya Bakti TNI juga menjadi salah satu opsi yang dapat digunakan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.