Bandarlampung lakukan penetrasi pasar penuhi kebutuhan warga
Kamis, 3 September 2026 05:14 WIB
Pembeli sedang mencari kebutuhan pokok di salah satu pasar di Provinsi Lampung. ANTARA/Ruth Intan S
Untuk menjaga kestabilan harga serta memenuhi kebutuhan bahan pokok warga
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Provinsi Lampung melakukan penetrasi pasar guna memenuhi kebutuhan warga akan bahan kebutuhan pokok warga dengan harga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
"Untuk menjaga kestabilan harga serta memenuhi kebutuhan bahan pokok warga kami bersama Bulog secara rutin melakukan penetrasi pasar sebanyak tiga kali dalam sepekan," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung Erwin di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan dalam kegiatan penetrasi pasar tersebut sejumlah komoditas seperti MinyakKita, beras, dan gula dijual sesuai dengan ketentuan HET.
“Komoditas yang kami jual seperti beras, gula dan MinyakKita diupayakan sesuai dengan HET, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” katanya.
Ke depan, Dinas Perdagangan menargetkan program penetrasi pasar dapat diperluas hingga menjangkau seluruh kecamatan di Kota Bandarlampung.
“Harapannya stabilitas harga bisa dirasakan masyarakat secara merata dan kebutuhan pokok tetap mudah didapat,” kata dia.
Erwin menyebut terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga. Fluktuasi harga bahan pokok tidak terlepas dari sejumlah faktor, salah satunya kondisi distribusi.
"Kondisi cuaca juga sangat berpengaruh. Kemarau yang cukup panjang tentu berdampak kepada petani, sehingga ada risiko gagal panen atau panennya menjadi tertunda. Distribusi juga bisa terganggu apabila ada kendala di perjalanan,” kata dia.
Pelaksanaan Harian Kepala Dinas Pangan Kota Bandarlampung Ayu Kumala Dewi mengatakan pasokan pangan untuk Kota Bandarlampung sejauh ini masih relatif aman karena mendapatkan dukungan dari sejumlah daerah penyangga.
"Untuk ketersediaan pangan kita masih aman karena ada daerah penyangga yang memasok kebutuhan Kota Bandarlampung, seperti Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, dan Metro menjadi sumber pasokan beras maupun komoditas sayur-mayur," kata dia.
Dia menyampaikan bahwa guna menjaga ketersediaan pangan daerah tetap terjaga, terutama menghadapi musim kemarau yang berpotensi mempengaruhi produksi sejumlah komoditas, Dinas Pangan bersama Bulog mendorong keberadaan kios pangan.
"Kios pangan ini kami rekomendasikan di luar pasar untuk memperluas akses masyarakat terhadap beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga pasokan sekaligus mengantisipasi potensi kenaikan harga beras," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.