Liputan6.com, Jakarta - Memilih ban untuk mobil sport atau kendaraan premium berperforma tinggi tidak cukup hanya melihat ukuran dan desain tapaknya. Ban menjadi satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, sehingga karakter ban turut menentukan kemampuan akselerasi, handling, hingga pengereman.
Apalagi, kebutuhan terhadap ultra high performance (UHP) tires di Indonesia terus berkembang. Segmen ban berperforma tinggi tersebut diproyeksikan mencatat pertumbuhan positif dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 5-7 persen hingga 2035.
Karena itu, pengemudi mobil berperforma tinggi perlu lebih cermat saat memilih ban. Selain kemampuan mencengkeram aspal, ada sejumlah faktor lain yang sebaiknya diperhatikan agar performa mobil tetap optimal tanpa mengorbankan kenyamanan dan daya tahan.
1. Perhatikan Performa di Jalan Basah dan Kering
Mobil dengan tenaga besar membutuhkan ban yang mampu menjaga traksi dalam berbagai kondisi. Jangan hanya terpaku pada performa di jalan kering, karena kondisi jalan basah juga dapat memengaruhi kemampuan mobil saat mengerem dan bermanuver.
Salah satu teknologi ban UHP yang dikembangkan untuk kebutuhan tersebut adalah Hankook Ventus evo, generasi terbaru dari Ventus S1 evo3.
Ban ini dirancang untuk memberikan pengereman dan handling pada jalan basah maupun kering, sekaligus menawarkan peningkatan jarak tempuh.
Kemampuan tersebut antara lain terlihat dalam pengujian komparatif AUTO BILD Summer Tire Test 2026 untuk ukuran 245/45 R19. Ventus evo menempati posisi pertama dengan skor 1,1 dan predikat "Exemplary" setelah mengungguli 19 finalis lainnya.
Dalam pengujian tersebut, ban ini menunjukkan performa yang kuat pada dry handling dan wet handling, serta mencatat hasil terbaik untuk dry braking dan posisi kedua untuk wet braking.
2. Jangan Abaikan Kemampuan Pengereman
Tenaga mesin besar akan kurang berarti jika tidak diimbangi kemampuan pengereman yang memadai.
Pada mobil sport, pengereman responsif menjadi salah satu faktor penting, terutama ketika kendaraan digunakan pada kecepatan tinggi atau menghadapi perubahan kondisi jalan secara tiba-tiba.
Ventus evo menggunakan 3D Chamfer Technology yang membantu mendistribusikan tekanan secara lebih merata pada permukaan tapak.
Teknologi tersebut diklaim menghasilkan peningkatan kemampuan pengereman di jalan kering hingga 6 persen dibandingkan Ventus S1 evo3.
Dalam pengujian AUTO BILD Allrad Summer Tire Test 2026 ukuran 255/45 R19, Ventus evo juga mencatat performa teratas pada dry braking dan dry handling.
Sementara pada permukaan basah, ban tersebut mencatat wet handling tercepat dengan kecepatan 89,1 km/jam dan jarak pengereman 50,2 meter dari kecepatan 100 km/jam.