Ayah Jangan Sekadar Cari Nafkah, Hendri Arnis Dorong GATI Perkuat Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

2026/09/08

Padang Panjang (ANTARA) - Wali Kota Padang Panjang Sumatera Barat, Hendri Arnis, mengatakan peran ayah dalam keluarga tidak boleh berhenti pada urusan mencari nafkah. Kehadiran, kepedulian, dan keterlibatan langsung dalam pengasuhan anak menjadi faktor penting dalam membentuk generasi yang tangguh dan berkarakter.

Hal itu dikatakannya pada kegiatan Penguatan Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Hotel Rangkayo Basa, Silaing Bawah, Selasa.

Hendri menilai, keterlibatan ayah secara aktif dalam kehidupan anak merupakan bagian penting dari penguatan keluarga. Karena itu, ia mendorong agar gerakan GATI tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberadaan komunitas GATI di setiap kelurahan harus mampu menjadi penggerak yang mendorong para ayah untuk lebih dekat dan terlibat dalam tumbuh kembang anak.

“Peran ayah sangat penting. Melalui gerakan ini, kita berharap dapat menghadirkan ayah yang lebih peduli, lebih dekat, dan lebih aktif mendampingi anak-anaknya,” kata Hendri.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan keluarga. Pemerintah, komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai memiliki peran yang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi pertumbuhan anak.

“Dengan adanya kolaborasi, banyak hal yang dapat kita lakukan bersama. Terutama dalam membangun keluarga dan menghadirkan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Hendri berharap Tim GATI di tingkat kota hingga kelurahan dapat bergerak aktif dan menjadikan program tersebut sebagai langkah konkret meningkatkan keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Winarno menjelaskan, GATI merupakan gerakan yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan serta perkembangan anak.

Menurut Winarno, penguatan peran ayah dan keluarga tidak hanya berkaitan dengan pola asuh, tetapi juga menjadi salah satu upaya mencegah berbagai persoalan sosial yang berpotensi menimpa anak.

“Program ini diharapkan dapat memperkuat peran keluarga, mencegah berbagai persoalan sosial yang berpotensi dialami anak, sekaligus membentuk generasi yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.

Kegiatan Penguatan Program GATI juga diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Tim GATI tingkat kota maupun kelurahan dalam menjalankan program di lapangan.

Kegiatan tersebut diikuti Tim GATI tingkat kota dan pengurus GATI di tingkat kelurahan. Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Dedy Agustanto, hadir sebagai narasumber.