ASUS ExpertBook Ultra kalahkan laptop flagship kompetitor

2026/09/03

ASUS ExpertBook Ultra kalahkan laptop flagship kompetitor

Kamis, 3 September 2026 18:14 WIB

Image Print

Peserta media gathering melihat ASUS ExpertBook Ultra di Pontianak, Kalbar, Kamis (3/9/2026). (ANTARA/Rendhik Andika)

Pontianak (ANTARA) - ASUS ExpertBook Ultra diklaim mengalahkan laptop bisnis flagship kompetitornya yang unggul di lima kategori teknis dibanding empat kompetitor utama kelas premium.

Commercial Director, ASUS Indonesia, Eric Khoven di Pontianak, Kamis mengatakan ASUS ExpertBook Ultra diposisikan untuk mengungguli laptop flagship kompetitornya seperti Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14, serta sang ikon efisiensi daya, Apple MacBook Air M4 13 inci.

"Dan terbukti, ia menawarkan kemampuan yang lebih baik dari produk-produk tersebut secara signifikan," katanya.

Dia mengatakan, secara head-to-head, ASUS ExpertBook Ultra lebih unggul dibandingkan dengan empat laptop bisnis flagship kompetitor khususnya di lima kategori kunci.

Pertama pada kecerahan layar, tandem OLED 14", 1400 nits HDR peak yang nggul dari sisi kenyamanan visual outdoor dibanding layar flagship kompetitor. Kemudian pada touchpad 110 cm² 6 sensor Edge-to-Edge Glass Haptic Touchpad sehingga menghadirkan peningkatan signifikan dibanding kompetitor yang 4 sensor atau touchpad konvensional.

Pada sisi baterai, ASUS seri ini menghadirkan 70Whrs Masa aktif hingga 26 jam, pengisian ulang cepat hingga 50 persen dalam 30 menit. Berkisar antara 50-60Whrs saja dengan dimensi laptop yang lebih tebal dan berat.

Kategori keempat, grafis terintegrasi (GPU) Intel Arc B390, 12 Xe Cores Unggul ~35 persen dari GPU diskrit NVIDIA RTX 4050 (TGP 30W) dalam 3DMark Time Spy dan pada ASUS AI Expert juga tersedia fitur ASUS MyExpert, AI ExpertMeet serta lokal agentic AI untuk AI yang lebih aman.

“Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru yang dipadukan dengan Neural Processing Unit atau NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS),” kata Eric.

Dia menambahkan, saat ini di pasaran Indonesia, produk-produk flagship kompetitor masih menggunakan Intel Core Ultra 7 Series 2 yang menghasilkan performa AI NPU hingga 48 TOPS. Langkah ASUS untuk langsung memanfaatkan teknologi mutakhir di lini laptop bisnis kelas flagship merupakan langkah yang sulit diikuti oleh kompetitor di Indonesia.

“Jika dihadapkan pada skenario multitasking korporat, seperti rapat maraton via Teams sembari mengolah ribuan baris data di Excel dan melakukan supervisi ratusan halaman laporan PowerPoint, ASUS ExpertBook Ultra dapat menjalankannya tanpa masalah,” tambahnya.

Tak hanya itu, melalui fitur ASUS AI ExpertMeet, pemrosesan transkripsi, penerjemahan bahasa dan optimasi kamera web secara langsung berjalan sepenuhnya di dalam NPU.

ASUS juga menyediakan tools Zenni Claw yang pada ASUS ExpertBook Ultra, dapat melakukan agentic AI secara local ataupun cloud dengan menghubungkan tools dengan Anthropic, OpenAI ataupun Google Gemini. RAM LPDDR5x 64GB yang tersedia membuat LLM seperti Gemma (4 billion parameters) dan juga Qwen 3 (18 billion parameters) dapat dijalankan tanpa internet.

“Bayangkan kalau Anda seorang eksekutif yang harus melakukan presentasi mendadak di area luar ruangan kafe atau bandara dengan paparan cahaya matahari langsung. ASUS ExpertBook Ultra mendominasi skenario ini berkat terobosan layar Tandem OLED berukuran 14 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1400 nits,” katanya.

Teknologi Tandem OLED pada ASUS memastikan dokumen hukum, grafik finansial, maupun teks presentasi tetap terlihat sangat tajam dan terbaca dengan sempurna tanpa gangguan refleksi cahaya matahari, mengungguli kenyamanan visual yang ditawarkan oleh perangkat-perangkat flagship kompetitor.

“Keberanian ASUS membawa teknologi Tandem OLED ke dalam segmen laptop kerja merupakan lompatan industri yang masif,” sebut Eric.

Keunggulan komprehensif inilah yang membuat ASUS ExpertBook Ultra sangat layak disebut sebagai The Flagship of the Industry dalam kategori Laptop Bisnis Terbaik masa kini.

Tak hanya itu, dari aspek ketahanan material, laptop berbobot 1,1 kg tersebut juga dibungkus sasis premium yang memenuhi standar militer US MIL-STD 810H, memberikan ketangguhan fisik luar biasa tanpa mengorbankan estetika. Dalam sebuah skenario, ASUS ExpertBook dapat bertahan meskipun mendapatkan beban tekanan hingga 100Kg di atasnya.

“Bukan untuk show-off, akan tetapi daya tahan terhadap tekanan hingga 100 kg atau lebih akan sangat berguna saat laptop ditempatkan di dalam tas dan terhimpit dokumen-dokumen lain saat dalam perjalanan bisnis,” katanya.

Commercial Technical PR ASUS, Said Dahda saat pemaparan materi media gathering di Pontianak, mengatakan dari pengalaman, banyak laptop yang mengalami kerusakan bukan akibat terjatuh atau terinjak, melainkan akibat dimasukkan ke dalam tas yang padat.

Selain keunggulan daya tahan material fisik, predikat sebagai pemimpin industri dipertegas oleh fitur keamanan tingkat enterprise dan inovasi fungsional yang dihadirkan ASUS.

Melalui sistem proteksi ASUS ExpertGuardian yang bersertifikasi NIST Level-4, ASUS ExpertBook Ultra memberikan enkripsi data berlapis di level perangkat keras yang menjamin aset digital dan data sensitif perusahaan tidak mudah diretas.

“Secara fisik, laptop memang bisa dicuri. Tetapi data-data yang tersimpan di dalam ASUS ExpertBook Ultra tidak akan dapat diambil oleh pihak yang tidak berwenang, meskipun SSD yang terpasang di dalamnya diambil dan dipasang ke laptop lain,” katanya.

Artinya, jika investasi perusahaan Anda ditujukan untuk memiliki Laptop Bisnis Terbaik yang paling siap menyongsong masa depan, ASUS ExpertBook Ultra adalah pemenang mutlak.

Kombinasi superior antara layar Tandem OLED tercerah, keamanan kelas militer bersertifikasi tinggi, serta kekuatan pemrosesan AI 50 TOPS menjadikannya sebagai perangkat flagship sejati yang akan mengawal produktivitas dan kredibilitas para pemimpin industri serta profesional modern, khususnya di era agentic, on-device AI.

Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.