Jadi intinya...
- Film horor religi "Munafik: Melawan Iblis" rilis trailer, adaptasi Malaysia sentuhan lokal.
- Arya Saloka perankan Ustaz Adam, berjuang melawan iblis dan duka pribadi.
- Acha Septriasa sebagai perawat Fitri, hadapi gangguan gaib dan krisis iman.
Liputan6.com, Jakarta - Film horor religi Munafik: Melawan Iblis resmi merilis trailer perdana. Film adaptasi karya fenomenal asal Malaysia ini menghadirkan teror spiritual sekaligus perjuangan batin yang dialami para karakternya.
Film ini dikemas dengan sentuhan budaya lokal Indonesia. Guntur Soeharjanto dipercaya sebagai sutradara, sementara Arya Saloka didapuk sebagai pemeran utama untuk memerankan karakter Ustaz Adam yang memiliki kemampuan khusus dalam melakukan rukiah.
"Semuanya lumayan berat ya buat saya. Tapi menjadi mudah karena nahkodanya juga tidak bertele-tele. Langsung ke poin, poin, poin," ujar Arya Saloka.
Dalam ceritanya, Ustaz Adam merupakan pria yang tengah mengalami duka mendalam setelah kehilangan sang istri dalam sebuah kecelakaan maut. Ia sempat memilih berhenti dari profesinya karena larut dalam kesedihan yang menguji keteguhan iman.
Namun, sebuah permintaan tolong dari seorang teman membuat Ustaz Adam kembali berhadapan dengan kekuatan iblis yang sangat gelap. Peran tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Arya Saloka, baik secara fisik maupun mental.
"Kalau ditanya yang lumayan bikin deg-degan itu adalah merukiah, buat saya. Saya takut banyak salahnya pada saat itu, tapi karena proses belajarnya ada waktunya ya alhamdulillah dimudahkan," katanya.
Kolaborasi Bareng Acha Septriasa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318309/original/016256700_1786091179-IMG-20260807-WA0013.jpg)
Perbesar
Sementara itu, Acha Septriasa berperan sebagai Fitri, seorang perawat yang menjadi korban gangguan gaib. Fitri berada dalam kondisi putus asa hingga mulai mempertanyakan keadilan Tuhan dalam hidupnya yang semakin kelam.
Acha menyebut inti cerita film ini berkaitan dengan perjuangan manusia untuk menata kembali hati yang hancur. Penonton akan melihat seseorang yang berada di persimpangan jalan keimanan.
"Sebenarnya ini film tentang bagaimana manusia menanggulangi hati, di mana dia berada di persimpangan. Haruskah dia tetap beriman kepada Tuhan atau merasa hidupnya berhenti di situ," tutur Acha Septriasa.
Kolaborasi Arya Saloka dan Acha Septriasa menjadi salah satu daya tarik film ini. Arya mengaku terbantu dengan kehadiran Acha yang proaktif dalam membangun suasana imajinatif selama proses syuting.
Tayang 3 September 2026
Dukungan para pemain di lokasi syuting juga membantu Arya membangun karakter dan menghadirkan teror yang terasa nyata di depan kamera.
"Jadi memang setiap di lokasi itu tuh yang apa menyemangati, membuat imajinasi saya di lokasi itu Acha,” pungkas Arya Saloka.
Film produksi Unlimited Production bersama Skop Productions, Legacy Pictures, AZ Films, dan Komet Productions ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Potret Hyun Bin di Drakor Made in Korea Season 2, Makin Berkuasa di Badan Intelijen