Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memperkenalkan avatar dirinya yang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kepada publik di negaranya.
Melalui avatar AI itu, Anwar Ibrahim membuka layanan melalui WhatsApp, di mana publik dapat bertanya apapun kepada dirinya versi avatar AI melalui WhatsApp di nomor +60378850523.
Jawaban akan segera dijawab otomatis sesuai dengan pertanyaan yang diajukan.
"Saya sangat berharap Anda dapat menyampaikan pandangan, kekhawatiran, dan aspirasi secara langsung melalui avatar ini. Saya meyakini bahwa negara hanya akan menjadi lebih baik apabila pembangunan dan kebijakannya berpijak pada suara serta kehendak Rakyat," ujar Anwar dalam pernyataannya yang dikutip di Kuala Lumpur, Ahad
Layanan ini dinamakan PMX AI. PMX merupakan julukan yang disematkan kepada Anwar Ibrahim selaku Perdana Menteri ke-10 Malaysia. Sementara AI merupakan akronim dari artificial intelligence/kecerdasan buatan.
PMX AI merupakan avatar Anwar Ibrahim yang dikembangkan perusahaan Zetrix AI.
Avatar PMX AI ini "dilatih" dengan pidato-pidato dan tulisan-tulisan Anwar Ibrahim, serta kebijakan pemerintah Malaysia, dan akan terus diperbaharui dengan pidato-pidato terkini Anwar Ibrahim.
Avatar PMX AI disebut didesain untuk membantu publik Malaysia dalam mengakses atau bertanya informasi pemerintahan, serta menyediakan petunjuk terkait edukasi, karir, dan pekerjaan.
Berdasarkan penelusuran, layanan berbasis WhatsApp ini sempat tidak dapat digunakan sementara pada Ahad malam.

Baca juga: Malaysia luncurkan rencana aksi digital dorong pengembangan AI
Baca juga: Malaysia bidik jadi negara AI tahun 2030
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.