ANTARAgelar nobar Inggris lawan Angentina di Semarang - ANTARA News Kalimantan Barat

2026/07/16

Semarang (ANTARA) - Perum LKBN ANTARA menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina di Semarang, Jawa Tengah, Kamis dinihari.

Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar hadir langsung bersama anggota Komisi VII DPR Jamal Mirdad.

Menurut Benny, nobar yang digelar di Kota Semarang ini merupakan rangkaian kegiatan yang juga digelar ANTARA di sejumlah daerah sebelumnya.

"ANTARA mendapat amanah untuk ikut menyelenggarakan nobar. Sesuai arahan Presiden, nobar untuk memberikan kegembiraan bagi rakyat," katanya.

ANTARA, lanjut dia, juga menyiapkan gelaran nobar Piala Dunia di wilayah terluar Indonesia, yakni di Pulai Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (kiri) bersama anggota Komisi VII DPR Jamal Mirdad (kanan) mengikuti nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina di Semarang, Kamis dini hari. (ANTARA/I.C. Senjaya)

"Amplifikasi sebanyak mungkin ke perbatasan. Jalankan arahan Presiden untuk sampaikan kegembiraan," katanya.

Sementara anggota Komisi VII DPR Jamal Mirdad mengapresiasi nobar yang digelar ANTARA ini dengan respon baik dari masyarakat.

"Inilah kegembiraan Indonesia. Nggak bayar, cuma modal kopi dan pisang goreng," katanya.

Dari rangkaian Piala Dunia 2026 yang sudah berada di penghujung turnamen, ia mengharapkan gelaran nobar bisa diperbanyak di wilayah di ujung-ujung Indonesia.

"Ke depan jika mendapat kesempatan lagi untuk menggelar event nasional maupun internasional, TVRI, RRI, dan ANTARA harus menyebarkan lebih luas lagi, lebih bagus lagi," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA gelar nobar Inggris lawan Argentina di Semarang

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.