Anggaran Pelatnas Asian Games Naik Jadi Rp222 Miliar, Erick Thohir: Kalau Ada Hak Atlet Disunat Cabor, Lapor Kita!

2026/08/12

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan bahwa angka tambahan tersebut sudah final dan akan segera dicairkan ke masing-masing pengurus cabang olahraga (cabor).

Langkah percepatan ini diambil mengingat helatan Asian Games 2026 tinggal menghitung hari.

"Enggak, sudah final. Ini kan tinggal satu bulan lagi. Jadi persiapan-persiapan cabor yang selama ini mungkin sudah jalan dan sempat ragu-ragu, ya kembali kita bantu," ujar Erick Thohir kepada wartawan di Jakarta.

Sebagai informasi, anggaran Pelatnas Asian Games awalnya dialokasikan sebesar Rp81 miliar sebelum akhirnya dinaikkan menjadi Rp127 miliar usai dilakukan penyisiran anggaran internal Kemenpora.

Pemerintah kemudian kembali menambah suntikan sebesar Rp95 miliar demi menyokong persiapan para atlet.

https://www.akurat.co/arena/878438/asian-games-anggaran-dipangkas-erick-thohir-hanya-targetkan-4-emas-di-aichi-nagoya

Erick Thohir menjamin proses pencairan dana bantuan ini tidak akan mengendap di Kemenpora dan akan langsung disalurkan ke federasi terkait.

"Nanti ya proses pencairan 1-2 hari. Minggu ini atau minggu depan bisa tuntas. Tidak ada di Kemenpora dana yang mengendap-endap, enggak ada. Kita langsung berikan," tegas mantan Presiden Inter Milan tersebut.

Erick Thohir Siapkan BPKP, Ancam Tindak Tegas Cabor yang Potong Hak Atlet

Di sisi lain, Erick memberikan peringatan keras kepada pengurus cabor agar tidak main-main dalam mengelola dana Pelatnas.

Ia menegaskan bakal mengawasi ketat alur pencairan anggaran agar hak para atlet benar-benar diterima tanpa potongan.

Ia bahkan meminta para atlet untuk berani melapor secara langsung jika mendapati hak finansial mereka dipotong oleh oknum pengurus cabor.

"Kalau nanti para atlet ada yang disunat-sunat sama cabor, lapor kita! Ya, kita periksa nanti pakai BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)," ancam Erick.

Mengenai target prestasi di Asian Games 2026, pemerintah mematok minimal empat medali emas yang diharapkan datang dari cabang olahraga andalan seperti bulutangkis, angkat besi, dan panjat tebing, serta potensi kejutan dari cabor lainnya.

"Empat emas targetnya, ya ada dari bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan mungkin cabang-cabang olahraga lainnya yang potensinya perak siapa tahu 'kepeleset' jadi emas," ungkapnya.

Erick menambahkan, skema pendanaan pelatnas saat ini menerapkan sistem berbasis Key Performance Indicator (KPI) secara terukur.

Evaluasi dan pengucuran dana disesuaikan langsung berdasarkan potensi cabor, nomor pertandingan, hingga trek rekor atlet.

"Cabornya apa, nomornya apa, atletnya siapa. Jadi ini benar-benar targeted," pungkasnya.