Anak penjual bubur kacang jadi lulusan terbaik KPI UIN Walisongo Semarang
Sabtu, 22 Agustus 2026 12:26 WIB
Rima, salah satu lulusan terbaik Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, di Semarang, Jumat (21/8/2026). (ANTARA/HO-UIN Walisongo Semarang)
Semarang (ANTARA) - Rima, seorang anak bubur kacang, sukses menjadi lulusan terbaik Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah .
Menurut Rima, di Semarang, Sabtu, dirinya yang berasal dari keluarga sederhana sempat menganggap kuliah sebagai angan-angan
Ia mengaku tidak pernah menargetkan predikat wisudawan terbaik, karena, dapat menyelesaikan kuliah dan lulus tepat waktu sudah menjadi pencapaian besar.
“Saya tidak menyangka. Menjadi wisudawan terbaik ini saya anggap sebagai bonus dan hadiah dari Allah atas perjalanan panjang yang saya jalani," katanya
Selama kuliah, ia menjalani berbagai aktivitas, mulai dari perkuliahan, menjadi pekerja lepas, hingga organisasi.
Salah satu tantangan terberat dialaminya ketika sang ayah, Amirudin, mengalami sakit.
Sementara sang ibu, Saryuni, merupakan ibu rumah tangga yang senantiasa memberikan doa, motivasi, dan dukungan.
Kondisi tersebut, menurut dia, justru menjadi sumber kekuatan untuk terus menyelesaikan pendidikan.
"Kalau mereka terus berjuang untuk saya, saya juga tidak boleh menyerah terhadap perjuangan yang sudah saya mulai,” tuturnya.
Rima menyelesaikan skripsi berjudul “Strategi Komunikasi Kehumasan Pondok Pesantren Sabilul Huda Kabupaten Brebes dalam Meningkatkan Citra Positif sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang Terpercaya.”
Penelitian tersebut, kata dia, mengkaji strategi komunikasi dan kehumasan lembaga pendidikan Islam dalam membangun citra positif serta kepercayaan masyarakat.
Ia mengharapkan penelitian tersebut tidak berhenti sebagai syarat memperoleh gelar sarjana, tetapi dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan Islam dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Ke depan, ia ingin terus mengembangkan diri dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh, terutama di bidang komunikasi dan kehumasan.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026