AI jadi penggerak efisiensi, inovasi Kredit Pintar raih pengakuan regional - ANTARA News Megapolitan

2026/07/11

Jakarta (ANTARA) - Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin memainkan peran strategis dalam transformasi industri jasa keuangan, AI kini membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih cepat, personal, dan responsif.

Presiden Direktur Kredit Pintar, Ronny Kasim dalam keterangannya, Sabtu mengatakan penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen kami dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan.

Bagi Kredit Pintar, kecerdasan buatan bukan sekadar tren teknologi, melainkan pondasi untuk membangun layanan yang lebih cepat, lebih personal, dan lebih efisien.

Transformasi tersebut menjadi salah satu fokus yang terus dikembangkan oleh Kredit Pintar, platform pinjaman daring yang berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Upaya tersebut yang kemudian mendapat pengakuan di tingkat regional melalui ajang CX Asia Excellence Awards 2026 yang diselenggarakan di Singapura.

Dalam ajang tersebut Kredit Pintar berhasil meraih tiga penghargaan, yaitu Silver – Best Operational Excellence,Bronze – Best Intelligent/Virtual Agent, dan Winner – Best Use of AI.

Ketika teknologi mampu membantu pelanggan memperoleh solusi dengan lebih mudah dan memberikan pengalaman yang lebih baik, di situlah inovasi benar-benar menciptakan nilai.

Super Kepi adalah chatbot asisten virtual berbasis AI yang dikembangkan untuk mendukung perjalanan pelanggan secara menyeluruh.

Tidak hanya menjawab pertanyaan pelanggan selama 24 jam, Super Kepi juga mampu melakukan komunikasi secara proaktif proaktif menghubungi pelanggan, menawarkan bantuan pembayaran, serta memberikan panduan secara tepat waktu. Pendekatan ini memungkinkan pelanggan mendapatkan solusi lebih cepat sekaligus meningkatkan efisiensi keseluruhan operasional layanan pelanggan.

Di tengah pertumbuhan industri pinjaman daring yang semakin kompetitif, perusahaan melihat bahwa kualitas pengalaman pelanggan menjadi salah satu faktor pembeda.

Oleh karena itu, investasi pada AI tidak hanya diarahkan untuk mengotomatisasi proses, tetapi juga untuk membantu agen layanan pelanggan bekerja lebih efektif, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta memastikan setiap interaksi memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

"Teknologi seharusnya tidak menggantikan sentuhan manusia, melainkan memperkuatnya. Kami memanfaatkan AI untuk menghilangkan proses-proses yang repetitif sehingga tim kami dapat lebih fokus memberikan solusi yang lebih cepat, tepat, dan personal kepada pelanggan. Pada akhirnya, keberhasilan implementasi AI diukur bukan dari seberapa canggih teknologinya, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan pelanggan," Ronny Kasim.

Lebih lanjut Ronny Kasim menyampaikan bahwa Ia percaya Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat inovasi AI di Asia Tenggara.

"Di sektor jasa keuangan, pemanfaatan AI yang dilakukan secara bertanggung jawab tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas. Kami ingin menjadi bagian dari transformasi tersebut," ujarnya.

Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.