68 posyandu di Kota Sorong telah terapkan pelayanan siklus hidup - ANTARA News Papua Tengah

2026/10/05

Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya mencatat sebanyak 68 dari 118 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di daerah itu telah menerapkan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat di Sorong, Senin, mengatakan pelayanan berbasis siklus hidup berarti posyandu tidak hanya melayani penimbangan bayi dan balita, tetapi mencakup pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dari ibu hamil hingga lanjut usia.

"Di Kota Sorong dari 118 Posyandu, kurang lebih 68 Posyandu sudah melakukan pelayanan dengan siklus hidup," katanya dalam kegiatan pelantikan kader Posyandu di Kota Sorong.

Menurut dia, pelayanan tersebut mencakup ibu hamil, ibu melahirkan, ibu menyusui, bayi dan balita, remaja, hingga lansia, sehingga pelayanan kesehatan dapat semakin dekat dengan masyarakat.

Ia mengatakan keberadaan TP Posyandu bukan sekadar struktur organisasi, tetapi memiliki peran dalam memastikan penyelenggaraan Posyandu berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

TP Posyandu, kata dia, memiliki tugas memberikan arahan, mengoordinasikan program dan kegiatan, melakukan pendampingan serta pembinaan terhadap pengurus dan kader, hingga memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan Posyandu.

"Posyandu tidak boleh hanya kita pahami sebagai tempat datang untuk timbang bayi saja, tetapi harus menjadi ruang pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang hidup, aktif, dan dekat dengan masyarakat," ujarnya.

Jemima juga mendorong para kader Posyandu untuk aktif mendampingi masyarakat, terutama dalam menemukan keluarga yang membutuhkan perhatian khusus terkait kesehatan, tumbuh kembang anak, gizi, maupun pola hidup sehat.

Ia menilai kader merupakan ujung tombak pelayanan karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dapat menjadi penghubung antara keluarga dengan fasilitas kesehatan maupun pemerintah setempat.

Ia berharap TP Posyandu di tingkat kota, distrik, dan kelurahan dapat bekerja sama dalam memastikan kader aktif, masyarakat memanfaatkan pelayanan, serta setiap persoalan kesehatan yang ditemukan di lapangan dapat segera dikoordinasikan dengan puskesmas dan pemerintah setempat.

"Ketika keluarga sehat, anak akan tumbuh dengan baik. Ketika anak tumbuh dengan baik, kita sedang mempersiapkan masa depan yang lebih baik," katanya.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.