68 karya foto ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer
Jumat, 14 Agustus 2026 21:58 WIB
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (kanan) melihat karya fotografi jurnalistik pewarta ANTARA yang dipamerkan di kawasan Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta. Jumat (14/8/2026). ANTARA/Hery Sidik
Yogyakarta (ANTARA) - Sebanyak 68 karya fotografi jurnalistik pewarta Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dipamerkan di dua sisi barat dan timur kawasan Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta, pada 14-21 Agustus 2026.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar pada pembukaan pameran di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat sore, mengatakan melalui pameran foto jurnalistik "MERDEKA", ANTARA hadir sebagai saksi yang jujur terhadap setiap perjalanan bangsa.
"Sebagai satu-satunya kantor berita resmi milik pemerintah, ANTARA merekam peristiwa tanpa mengubah kenyataan, membekukan sekejap waktu agar terus berbicara kepada setiap generasi," katanya.
Melalui Pameran Fotografi Jurnalistik "MERDEKA" selama tujuh hari pada 14-21 Agustus 2026, LKBN ANTARA ingin merayakan kembali nilai-nilai historis, emosi, dan semangat perjuangan para pahlawan bangsa Indonesia.
"Dengan 68 karya foto di ruang publik terbuka yang ikonik ini, kami berharap mampu menjadikan ruang informasi yang dekat bagi masyarakat dalam menambah wawasan dalam program pembangunan nasional," katanya.
Benny mengatakan pameran foto LKBN ANTARA dirancang dengan pendekatan inklusif untuk menyasar pasar yang terbagi dalam dua segmen utama, yaitu wisatawan domestik dan mancanegara dengan mengoptimalkan ceruk pasar dari 10,9 juta wisatawan yang mengunjungi Yogyakarta setiap tahun.
"Dari kunjungan itu, sekitar 4,6 juta di antaranya terfokus di kawasan Malioboro-Titik Nol Kilometer. Masyarakat lokal dan Gen Z memanfaatkan karakteristik Titik Nol Kilometer sebagai 'ruang temu' budaya dan nongkrong anak muda," katanya.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat meninjau pameran foto mengatakan, pameran ini merupakan pameran yang unik karena dari sisi substansi menampilkan peristiwa-peristiwa yang langka terjadi di Nusantara.
"Kalau kita lihat, itu langka ya, peristiwa-peristiwa yang saya lihat itu langka. Substansinya langka, kemudian menurut saya autentik gitu ya, autentik," katanya.
Selain itu, kata dia, dari cara LKBN ANTARA menampilkan atau memajang karya foto jurnalistik yang bisa dilihat dari berbagai sisi ini tidak membutuhkan ruang yang khusus, seperti halnya dilakukan di dalam gedung.
"Ide yang baik, biasanya kalau pameran kan di gedung mana, di ruang tertutup. Dan ini, destinasi untuk pameran di sini udah nggak usah mikir lagi, semua orang bisa menikmati, sambil rekreasi, saya kira unik," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 68 karya foto ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026