CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --
Orang tua biasanya akan mendorong anak-anaknya untuk mencoba hal baru sebagai bagian dari proses belajar dan memperkaya pengalaman mereka. Namun, tidak semua anak ingin atau bersemangat melakukannya.
Ada anak-anak yang takut untuk mencoba hal baru. Penyebab anak takut mencoba hal baru dan cara mengatasinya pun beraneka ragam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak sedikit orang tua yang merasa khawatir ketika melihat anaknya takut untuk melakukan sesuatu yang baru. Sebaiknya, Anda kenali dulu sejumlah alasan yang jadi penyebab ketakutan anak.
Penyebab anak takut mencoba hal baru dan cara mengatasinya
Dilansir dari sejumlah sumber, ada banyak penyebab anak takut mencoba hal baru dan cara mengatasinya yang harus diketahui oleh orang tua. Dengan begitu, Anda dapat memberikan respons yang tepat agar anak lebih percaya diri dan berani menghadapi pengalaman baru.
1. Anak berpikir pesimis
Biasanya semangat anak untuk mencoba hal baru akan hilang karena sudah berpikir akan gagal. Maka itu, anak jadi malas untuk mencoba hal baru.
Menurut Psychology Today, orang tua bisa mengajak anak bicara tentang rasa khawatir yang mereka miliki. Jelaskan berbagai bagian dari otak dan kita memiliki otak "khawatir" yang memikirkan hal-hal menakutkan.
Namun, kita juga memiliki bagian otak "berpikir" yang mengetahui apa yang nyata dan tidak. Dengan memberi tahu otak khawatir dapat mengatasi dan menguasai ketakutan tersebut.
Bimbinglah anak untuk melihat ketakutan mereka dan ajaklah anak melihatnya dengan logika. Hal ini dapat membuka pikiran anak-anak untuk melihat situasi lebih objektif.
2. Anak merasa tidak dapat dukungan
Kekangan orang tua dan tidak adanya dukungan tentang hal yang diinginkan anak dapat membuatnya takut untuk mencoba hal baru.
Sebagai orang tua, Anda dapat menanyakan kepada anak apa yang diinginkannya dan apa yang membuatnya tidak nyaman. Bantulah anak Anda untuk merasa lebih nyaman saat terlibat dalam suatu aktivitas.
Beberapa anak memutuskan bahwa mereka ingin mengamati aktivitas tersebut agar mereka dapat melihat apa yang akan terjadi atau mencari informasi melalui internet.
3. Anak merasa takut
Saat anak merasa takut, jangan menghakimi perasaannya. Anda bisa coba memvalidasi apa yang sedang ia rasakan.
Contoh,"Saya tahu kamu ragu untuk bergabung dengan kelas renang. Dan di saat yang sama, kamu menyukai renang. Mari kita pikirkan bagaimana caranya agar kamu merasa nyaman dalam kelompok ini."
4. Tidak ada persiapan
Untuk memulai kegiatan baru, tentu anak perlu mempersiapkan diri. Kurangnya persiapan akan membuat mereka ragu mengikuti kegiatan baru tersebut.
Sebagai contoh, sebelum anak mengikuti kegiatan berenang, Anda bisa mengajaknya menjelajahi sekitar tempat renang. Atau bermain sepak bola di halaman belakang.
Memiliki kesempatan untuk melihat-lihat dan mempersiapkan diri dapat membuat anak Anda merasa lebih percaya diri dan kompeten begitu bergabung dengan kelompok.
5. Anak meragukan kemampuan dirinya sendiri
Berpikir pesimis akan membuat anak meragukan kemampuannya. Ketika hal ini terjadi, orang tua perlu memberikan motivasi dan semangat kepada anak.
Anda bisa menceritakan kembali kejadian-kejadian bagaimana cara anak Anda mengatasi ketakutannya. Contoh, Anda bisa menceritakan bagaimana dulu anak Anda takut untuk belajar berenang hingga akhirnya dapat mengatasi hal tersebut.
Atau, bagaimana anak Anda takut masuk ke sekolah baru dan berhasil mengatasinya.
Anda juga bisa berbagi pengalaman dengan anak Anda bagaimana cara Anda mengatasi ketakutan saat melakukan hal baru.
Demikian penyebab anak takut mencoba hal baru dan cara mengatasinya yang bisa Anda lakukan. Semoga bermanfaat!
(glo/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNN]