Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:05 WIB
VIVA – Menjual emas sering dianggap sebagai cara cepat untuk mendapatkan dana tunai. Apalagi ketika harga emas sedang tinggi, banyak orang tergoda untuk segera melepas perhiasan atau emas batangan yang dimiliki.
Baca Juga
Namun, tanpa persiapan yang matang, proses jual emas justru bisa membuat Anda kehilangan potensi keuntungan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Banyak orang hanya fokus pada kebutuhan mendesak tanpa mempertimbangkan faktor lain yang memengaruhi nilai jual emas. Padahal, sedikit riset dan kehati-hatian, dapat membantu Anda memperoleh harga yang lebih baik.
Baca Juga
Agar tidak menyesal di kemudian hari, berikut lima kesalahan saat menjual emas yang wajib dihindari, sebagaimana dilansir dari CBS News, Sabtu, 25 Juli 2026.
1. Tidak Mengecek Harga Emas Terkini
Baca Juga
Kesalahan pertama adalah langsung menjual emas tanpa mengetahui harga pasar saat itu. Harga emas bergerak setiap hari mengikuti berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi global, nilai tukar mata uang, hingga permintaan pasar.
Jika Anda tidak mengetahui harga emas terbaru, akan sulit menilai apakah penawaran dari pembeli sudah sesuai atau masih terlalu rendah. Sebelum menjual, luangkan waktu untuk memantau harga emas dari beberapa sumber agar memiliki gambaran mengenai nilai yang wajar.
2. Langsung Menerima Penawaran Pertama
Banyak penjual merasa praktis dengan langsung menerima penawaran dari toko emas pertama yang didatangi. Padahal, setiap pembeli bisa memiliki kebijakan harga yang berbeda.
Perbedaan harga tersebut mungkin terlihat kecil, tetapi jika berat emas yang dijual cukup besar, selisihnya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Karena itu, sebaiknya bandingkan penawaran dari beberapa toko emas atau pembeli terpercaya sebelum mengambil keputusan.
3. Tidak Mengetahui Nilai Emas yang Dimiliki
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagian orang hanya mengetahui berat emas tanpa memahami kadar kemurniannya. Padahal, kadar emas sangat memengaruhi harga jual. Selain itu, beberapa jenis emas, seperti perhiasan antik atau koin emas tertentu, dapat memiliki nilai koleksi yang lebih tinggi dibanding sekadar nilai logamnya. Dengan memahami karakteristik emas yang dimiliki, Anda memiliki posisi tawar yang lebih baik saat bertransaksi.
4. Menjual kepada Pembeli yang Tidak Terpercaya
Halaman Selanjutnya
Tawaran harga tinggi memang menggiurkan, tetapi jangan sampai membuat Anda mengabaikan kredibilitas pembeli. Tidak semua pihak yang membeli emas memiliki proses penilaian yang transparan.