23 Ribu Kopdes Merah Putih Sudah Rampung, Tapi 17 Ribu Masih Diverifikasi Jelang Operasional Oktober

2026/09/21

Warta Ekonomi, Jakarta -

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai memasuki tahap baru setelah pemerintah menargetkan operasionalnya dimulai melalui soft launching pada Oktober 2026. Namun, dari sekitar 23 ribu bangunan yang disebut telah rampung, sekitar 17 ribu KDKMP masih harus melewati proses verifikasi dan validasi sebelum benar-benar siap beroperasi.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan proses tersebut menjadi bagian dari tahapan yang harus diselesaikan sebelum KDKMP dapat menjalankan kegiatan usaha. Artinya, selesainya pembangunan fisik belum otomatis membuat seluruh koperasi langsung dapat beroperasi.

"Dan mungkin bulan Oktober ini juga sudah mulai soft launching untuk operasionalnya, gitu," ujar Ferry saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Ferry menyebut sekitar 23 ribu bangunan KDKMP telah selesai dibangun 100 persen, termasuk berbagai fasilitas yang diperlukan untuk mendukung kegiatan koperasi. Namun, ia belum merinci berapa jumlah KDKMP yang nantinya benar-benar mengikuti soft launching pada Oktober.

"Sudah 23.000 bangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Yang sudah 100 persen selesai dibangun. Dan sudah ada 17.000 yang sekarang sedang dalam proses verifikasi validasinya," kata Ferry.

Proses verifikasi dan validasi menjadi tahapan penting karena koperasi yang telah selesai secara fisik masih perlu dipastikan kesiapan administrasi dan kelengkapannya. Pemerintah sebelumnya menjelaskan proses tersebut juga berkaitan dengan tahapan reviu dan serah terima sebelum KDKMP dapat menjalankan kegiatan usaha.

Ferry sebelumnya menyebut 17.288 KDKMP telah memiliki bangunan gudang, gerai, dan kelengkapan pendukung berdasarkan data yang disampaikan PT Agrinas kepada Kementerian Koperasi. KDKMP tersebut kemudian menjalani proses verifikasi dan validasi sebelum memasuki tahap berikutnya menuju operasional.

Baca Juga: Rp106 Triliun Ludes, Ribuan Koperasi Desa Merah Putih Malah Terdaftar di Hutan dan Laut

Setelah proses verifikasi selesai, masih terdapat tahapan reviu dan serah terima bangunan kepada desa. Penempatan manajer juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan sebelum koperasi mulai menjalankan kegiatan operasional.

Pemerintah sebelumnya menargetkan 17.288 KDKMP yang telah memiliki fasilitas fisik dapat mulai beroperasi pada akhir September atau awal Oktober 2026. Target tersebut menunjukkan bahwa sebagian unit yang sudah memenuhi kesiapan fisik memang diproyeksikan menjadi bagian dari tahap awal operasional.

Persiapan operasional juga mendapat dukungan dari penerbitan Peraturan Presiden mengenai tata kelola operasional KDKMP. Ferry mengatakan aturan tersebut telah ditandatangani Presiden sehingga pemerintah memiliki landasan untuk melanjutkan tahapan operasionalisasi koperasi.

Selain bangunan dan regulasi, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian pemerintah. Ferry mengatakan manajer KDKMP yang telah direkrut dan menjalani pelatihan dipersiapkan untuk ditempatkan pada koperasi yang telah memenuhi tahapan kesiapan operasional.

KDKMP nantinya tidak hanya diarahkan menjadi tempat aktivitas koperasi di tingkat desa atau kelurahan. Pemerintah memproyeksikannya sebagai salah satu jalur distribusi barang subsidi seperti minyak goreng, pupuk, beras SPHP, dan LPG 3 kilogram.

Koperasi tersebut juga dirancang menjadi offtaker bagi produk masyarakat setempat, termasuk hasil pertanian, peternakan, dan perikanan. Dengan fungsi tersebut, KDKMP diharapkan tidak hanya menyalurkan barang dari pemerintah kepada masyarakat, tetapi juga membantu menyerap hasil produksi dari desa dan kelurahan.

Ferry juga menyebut KDKMP akan digunakan untuk menyalurkan sejumlah program pemerintah pusat. Program tersebut antara lain BLT, bantuan sosial, bantuan pangan non-tunai, serta Program Keluarga Harapan atau PKH.

Dengan berbagai fungsi tersebut, kesiapan KDKMP menjadi lebih kompleks daripada sekadar memastikan bangunan telah berdiri. Pemerintah masih harus memastikan proses verifikasi, reviu, serah terima, penempatan manajer, serta kesiapan kegiatan usaha berjalan sebelum koperasi benar-benar dapat beroperasi.

Target soft launching Oktober pun menjadi tahap awal untuk menguji kesiapan operasional KDKMP secara bertahap. Sementara sekitar 17 ribu koperasi masih menjalani verifikasi dan validasi, pemerintah kini menghadapi tantangan untuk mengubah puluhan ribu bangunan yang telah selesai menjadi koperasi yang benar-benar berjalan dan memiliki fungsi ekonomi bagi masyarakat.