Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WIB
Jakarta, VIVA – Sebanyak 20.890 penyandang disabilitas di Jakarta tercatat menerima Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu penyandang disabilitas sekaligus memperkuat pemenuhan hak mereka di berbagai bidang.
Baca Juga
Pramono menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam pembukaan Special Kids Expo (SPEKIX) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Sabtu, 10 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Secara khusus pemerintah DKI Jakarta juga mengeluarkan apa yang disebut dengan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta atau yang disebut dengan KPDJ. Penerimanya sekarang ini 20.890 anak, orang, pada saat ini," kata Pramono.
Baca Juga
Selain bantuan melalui KPDJ, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung penyandang disabilitas. Dukungan tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, hingga transportasi publik agar mereka memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan dasar.
20.890 Penyandang Disabilitas Terima KPDJ
Baca Juga
Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta menjadi salah satu program yang disoroti Pramono dalam upaya memperkuat dukungan bagi masyarakat penyandang disabilitas di Ibu Kota.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berupaya menghadirkan lingkungan yang lebih inklusif melalui penyediaan layanan publik yang memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas.
Menurut Pramono, dukungan terhadap kelompok tersebut tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan. Pemerintah juga perlu memastikan tersedianya ruang bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh pendidikan, mengakses layanan kesehatan, serta menggunakan fasilitas transportasi publik.
Upaya tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembangunan Jakarta yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat yang memerlukan dukungan.
Jakarta Punya 88 SLB, Beasiswa Pendidikan Turut Disiapkan
Di bidang pendidikan, Pemprov DKI Jakarta memiliki 88 sekolah luar biasa (SLB) yang terdiri atas 13 SLB negeri dan 75 SLB swasta.
Selain menyediakan fasilitas pendidikan khusus, pemerintah daerah juga memiliki program bantuan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Program tersebut meliputi Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk membantu keluarga tidak mampu serta Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) guna mendukung akses pendidikan hingga perguruan tinggi.
Pramono turut mengungkapkan rencana program LPDP Jakarta yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan.
Halaman Selanjutnya
Dia juga membuka peluang agar anak penyandang disabilitas dapat memperoleh fasilitas beasiswa, termasuk kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.